JawaPos.com – Tidak sedikit orang yang memilih menunda atau bahkan menghindari kunjungan ke dokter meskipun sedang mengalami gangguan kesehatan, seperti batuk yang berkepanjangan, demam, atau keluhan lainnya.
Dalam kajian psikologi, terdapat sejumlah karakteristik dan pola perilaku yang kerap ditemukan pada individu yang enggan mencari bantuan medis saat kondisi tubuh mereka sedang tidak prima.
Berbagai faktor, mulai dari cara pandang terhadap kesehatan hingga kebiasaan tertentu, dapat memengaruhi keputusan seseorang untuk menunda pemeriksaan atau pengobatan.
Mengutip Geediting, berikut enam ciri yang umum ditemukan pada orang-orang yang cenderung menghindari dokter, bahkan ketika mereka sedang merasa sakit atau tidak nyaman secara fisik.
1. Takut akan hal yang tidak diketahui
Banyak orang yang menghindari membuat janji dengan dokter melakukannya karena mereka takut akan kemungkinan kabar buruk.
Mereka lebih memilih hidup dalam ketidaktahuan daripada menghadapi kenyataan tentang kemungkinan masalah kesehatan.
Dengan menghindari dokter, orang-orang ini dapat menyembunyikan ketakutan mereka, di bawah permukaan pikiran sadar.
2. Pengalaman masa lalu yang negatif
Pengalaman masa lalu, terutama yang negatif dapat secara signifikan memengaruhi kesediaan seseorang untuk mencari bantuan medis.
Mereka mengaitkan dokter dan klinik medis dengan emosi negatif yang dirasakan selama pengalaman tersebut.
3. Takut dihakimi
Rasa takut akan penilaian orang lain dapat menjadi penghalang yang signifikan bagi orang-orang yang mempertimbangkan untuk pergi ke dokter.
Rasa takut akan penilaian orang lain dapat menjadi penghalang yang kuat, tetapi dengan kesabaran, pemahaman, dan kesadaran diri, hal itu dapat diatasi.
4. Kekhawatiran keuangan
Masalah keuangan dapat menjadi penghalang utama untuk mencari bantuan medis.
Bahkan dengan asuransi, biaya perawatan kesehatan bisa sangat mahal. Bagi sebagian orang, menghindari dokter hanyalah masalah ekonomi.
5. Kemandirian dan kepercayaan diri
Orang-orang dengan kemandirian dan kepercayaan diri sering kali adalah mereka yang paling enggan mencari bantuan medis.
Hal ini adalah sifat yang patut dipuji, tetapi terkadang hal itu dapat menyebabkan pengabaian kesehatan pribadi.
6. Kompleks tak terkalahkan
Apakah Anda mengenal seseorang yang tampaknya percaya bahwa dirinya kebal terhadap penyakit?
Hal ini lebih umum daripada yang Anda bayangkan, terutama di kalangan individu yang lebih muda.
Mereka merasa bisa mengakali sistem, bahwa dirinya berada di atas aturan umum kesehatan dan kesejahteraan.