JawaPos.com - Kehidupan yang kita impikan dari masa kecil adalah terus merasa bahagia, gairah, dan senang dalam kondisi apapun.
Namun pada kenyataannya, realita tidak selalu sama dengan impian. Di situlah kita diuji dengan segala terpaan masalah, dan apakah kita tetap punya gairah di tengah kesulitan?
Melansir dari laman Ge Editing pada Jumat (20/3) kenali 7 perilaku orang yang diam-diam kehilangan gairah dalam hidupnya :
1. Selalu merasa tidak puas
Ada sesuatu yang bisa dikatakan tentang pasang surut pasang surut kehidupan. Tetapi ketika kamu terus-menerus merasa tidak puas, itu mungkin menandakan masalah yang lebih dalam.
Psikologi menunjukkan bahwa ketidakpuasan kronis adalah tanda gairah yang hilang. Ini bukan tentang hal-hal besar yang salah, melainkan perasaan tidak puas yang terus-menerus bahkan dengan aspek terkecil dari kehidupan.
2. Kurangnya antusiasme
Semangat hidup yang biasa telah lenyap, digantikan oleh kurangnya antusiasme yang nyata untuk apapun dan segalanya.
Bahkan hal-hal yang dulu membuatku bahagia tampak membosankan dan tidak menarik. Ini, seperti yang disarankan oleh psikologi, adalah tanda lain dari kehilangan gairah dalam hidup.
Ketika kita kehilangan antusiasme, kita sering menemukan diri terputus dari saat ini, terjebak dalam siklus penyesalan masa lalu atau kecemasan di masa depan.
3. Penarikan diri dari kegiatan sosial
Menarik diri dari kegiatan sosial adalah perilaku lain yang menunjukkan hilangnya kegembiraan dalam hidup.
Kita adalah hewan sosial dan hubungan kita dengan orang lain memainkan peran utama dalam kebahagiaan.
Ketika kita mulai mengisolasi diri sendiri, seringkali karena telah kehilangan rasa sukacita dan koneksi itu.
4. Mengabaikan perawatan pribadi
Ketika kegembiraan dalam hidup mulai hilang, merawat diri sendiri seringkali menjadi kurang menjadi prioritas.
Melewatkan makan, mengabaikan kebersihan pribadi, atau mengabaikan kebutuhan kesehatan fisik semuanya bisa menjadi tanda-tanda masalah yang lebih dalam.
Mereka yang mengabaikan kebutuhan fisik sering melakukannya karena kurangnya motivasi atau energi, keduanya merupakan gejala umum kehilangan gairah dalam hidup.
5. Peningkatan amarah
Peningkatan amarah dapat menjadi tanda lain dari kehilangan gairah dalam hidup. Ketika kita bahagia, lebih cenderung menangani stres dengan anggun.
Tetapi ketika gairah itu hilang, bahkan ketidaknyamanan kecil dapat terasa seperti hambatan besar, yang menyebabkan amarah yang meningkat.
Psikolog terkenal Albert Ellis pernah berkata, "Tahun-tahun terbaik dalam hidup adalah tahun-tahun di mana kamu memutuskan masalah sendiri."
6. Kompensasi berlebihan dengan positif
Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi kompensasi yang berlebihan dengan kepositifan dapat menjadi tanda kehilangan kegembiraan.
Ini seperti memakai topeng kebahagiaan untuk menyembunyikan rasa sakit di bawahnya. Perilaku ini sering kali berasal dari rasa takut dihakimi atau keinginan untuk tampil 'normal'.
Ini tentang memasang wajah yang berani dan berpura-pura semuanya baik-baik saja padahal tidak. Seperti yang dikatakan psikolog Carl Rogers, "Apa yang paling pribadi adalah yang paling universal."
7. Kesulitan tidur
Kesulitan tidur bisa menjadi tanda lain dari kehilangan gairah dalam hidup. Ketika pikiran terbebani, hal itu sering tumpah ke dalam tidur, hingga menyebabkan kegelisahan atau insomnia.
Seperti yang dikatakan psikolog William James, "Senjata terbesar melawan stres adalah kemampuan kita untuk memilih satu pikiran daripada yang lain."
Mengutip dari laman Klik Dokter pada Minggu (15/06) hal ini bisa disebut dengan gejala anhedonia, dan biasanya disebabkan karena seseorang yang mengalami kejadian emosional dalam hidup seperti kehilangan orang terkasih, dikhianati, atau mengalami kekecewaan berat.
Dengan menyadarinya lebih dini, bisa untuk mencari bantuan profesional agar tidak sampai parah di kemudian hari.