JawaPos.com – Studi menyebut preferensi musik seseorang akan berkembang sepanjang hidupnya, dengan perubahan terjadi pada berbagai tahap kehidupan.
Selain itu, preferensi musik akan berubah seiring bertambahnya usia sejalan dengan tantangan hidup utama.
Alhasil preferensi musik dapat mengungkapkan sesuatu tentang siapa diri kita.
Dari sudut pandang psikologi, mereka yang lebih menyukai lagu lawas daripada lagu-lagu viral bisa dikaitkan dengan sifat kepribadian, seperti dilansir geediting.
- Mereka menghargai keaslian daripada tren
Orang-orang yang tertarik pada lagu lawas biasanya menghargai keaslian daripada apa yang sedang populer.
Mereka sering mencari koneksi otentik dalam hubungan, lebih menyukai percakapan jujur daripada obrolan ringan, dan bisa mendeteksi ketidakaslian dari jarak jauh.
- Mereka memiliki kecerdasan emosional yang tinggi
Studi menunjukkan bahwa penggemar lagu lawas sering kali menunjukkan kedalaman dan pemahaman emosional yang lebih besar.
Lagu-lagu lama membahas emosi yang kompleks dan bercerita dengan cara yang mengharuskan pendengar untuk terlibat lebih dalam.
- Mereka lebih terbuka terhadap kesendirian
Orang-orang yang menyukai lagu lawas sering kali merasa nyaman duduk sendirian dengan pikiran mereka, ditemani melodi yang familiar.
Ini bukan tentang menjadi antisosial, namun merasa cukup percaya diri untuk menikmati kesendirian tanpa merasa kesepian.
- Mereka menunjukkan kemampuan berpikir kritis
Memilih musik lama di era rekomendasi algoritma membutuhkan pengambilan keputusan aktif.
Mereka yang lebih menyukai lagu lawas mempertanyakan tren, menganalisis sebelum menerima, dan membuat keputusan berdasarkan nilai-nilai pribadi daripada opini populer.
- Mereka memiliki apresiasi
Musik lawas sering menampilkan keahlian instrumental dan aransemen yang kompleks.
Mereka yang menyukainya biasanya menghargai keterampilan dalam segala bentuknya, baik itu buku yang ditulis dengan baik, makanan yang disiapkan dengan cermat, atau perabot yang dirancang dengan penuh pertimbangan.
Orang-orang yang menghargai musik lama memahami prinsip ini secara intuitif.
- Mereka introspektif
Mereka menggunakan lagu-lagu yang familiar sebagai penanda emosional, mengukur pertumbuhan pribadi terhadap melodi yang tak berubah.
Introspeksi ini bukanlah sekadar merenung tanpa tujuan. Ini adalah kesadaran diri aktif yang mengarah pada pertumbuhan pribadi dan pengambilan keputusan yang lebih baik.