JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, jarang sekali perpisahan terjadi secara tiba-tiba tanpa peringatan sama sekali.
Sebelum kata putus terucap, sering kali ada fase penarikan diri yang dilakukan secara diam-diam oleh satu pihak. Proses ini bisa berlangsung lambat, namun meninggalkan tanda-tanda yang jelas.
Melansir dari Geediting.com Jumat (3/10), terdapat tujuh perilaku khusus yang berfungsi sebagai sinyal bahaya.
Mengenali perilaku ini dapat membantu Anda mengidentifikasi masalah mendalam yang sedang terjadi di antara Anda dan pasangan. Mari kita telaah tujuh tanda bahwa pasangan sedang menarik diri dari hubungan.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Utama yang Meramalkan Kesuksesan atau Penderitaan Pascapensiun
1. Berhenti Berbagi Hal Kecil
Mereka tidak lagi bercerita tentang mimpi aneh yang dialami atau kisah lucu dari rekan kerja. Berbagi hal-hal sepele semacam itu sebenarnya adalah inti dari keintiman dalam hubungan. Padahal, hal-hal kecil tersebut adalah denyut nadi dari keintiman.
2. Rencana Masa Depan Menjadi Kabur
Pasangan yang tertarik biasanya membicarakan rencana masa depan, seperti liburan atau acara keluarga. Namun, pasangan yang menarik diri akan membuat rencana itu menjadi samar-samar. Mereka akan menjawab "belum yakin" atau "lihat nanti" saat diajak merencanakan sesuatu.
3. Afeksi Fisik Menjadi Mekanis
Sentuhan fisik, seperti ciuman atau pelukan, terasa kaku dan seperti sebuah kewajiban yang harus dipenuhi. Mereka berhenti memulai sentuhan spontan seperti meletakkan tangan di punggung atau bahu Anda. Hal ini menciptakan jarak fisik yang mencerminkan jarak emosional mereka.
4. Mencari Perdebatan Tanpa Alasan Jelas
Perilaku ini mungkin terasa berlawanan dengan intuisi, tetapi sering terjadi. Pasangan yang ingin keluar dari hubungan kerap memicu pertengkaran sepele. Mereka mungkin ingin menciptakan jarak yang lebih besar dengan mencari konflik.
5. Ponsel Menjadi Sahabat Terbaik
Saat mereka bersama Anda, waktu yang dihabiskan di depan layar ponsel justru meningkat drastis. Mereka hadir secara fisik di samping Anda, tetapi secara psikologis berada di tempat lain. Ini menunjukkan bahwa mereka mencari koneksi dan pelarian emosional di luar hubungan.
6. Ketidakhadiran Emosional
Mereka mungkin berada di ruangan yang sama dengan Anda, tetapi secara emosional mereka "tidak hadir" atau AWOL. Mereka secara fisik ada di sana, tetapi pikiran dan perasaan mereka terputus sepenuhnya dari Anda. Ini menunjukkan bahwa mereka telah mematikan keterlibatan emosionalnya.
7. Tidak Lagi Berjuang untuk Hubungan
Pasangan berhenti berusaha keras untuk membuat hubungan tetap berjalan, menjadikan acara kencan terasa dipaksakan. Lelucon pribadi yang biasa dibagikan menjadi mati, dan tawa bersama pun menghilang perlahan. Semangat hubungan tidak hanya meredup, tetapi sudah sengaja dipadamkan.
Sinyal-sinyal ini bukanlah tentang satu perkelahian besar, melainkan penurunan hubungan yang terjadi secara bertahap dan sunyi. Ketika perilaku-perilaku tersebut muncul, itu menunjukkan ada masalah mendasar yang harus segera diatasi. Menarik diri adalah cara halus untuk melindungi diri dari konfrontasi.
Penting bagi Anda dan pasangan untuk melakukan komunikasi terbuka dan jujur mengenai perasaan masing-masing. Hanya dengan komunikasi aktif, Anda bisa menemukan jalan menuju pemulihan atau kejelasan yang diperlukan.