← Beranda
Kenali 5 Tanda People Pleaser dan Cara Melepaskannya, Apakah Kamu Termasuk?
Nethania Simanjuntak• Selasa, 9 September 2025 | 22.54 WIB
Ilustrasi orang yang people pleaser (Dok.Freepik)

JawaPos.com -  Pernah nggak kamu merasa sulit banget menolak permintaan orang lain, meskipun sebenarnya kamu capek atau nggak sanggup? 

Kalau iya, bisa jadi kamu termasuk people pleaser. 

Istilah ini merujuk pada orang yang punya kecenderungan untuk menyenangkan orang lain, meski harus mengorbankan perasaan atau kebutuhannya sendiri. 

Baca Juga: 8 Tanda Seseorang Memiliki Kepribadian Membosankan Kata Psikologi

Dilansir dari kanal YouTube Kreativv pada (30/12) menyatakan bahwa menurut Susan Newman seorang social psychologist, orang dengan sifat ini biasanya takut mengecewakan, ingin selalu diterima, dan akhirnya kesulitan berkata “tidak”.

Masalahnya, terlalu sering berusaha menyenangkan orang lain bisa bikin kamu kehilangan jati diri, mudah dimanfaatkan, bahkan berujung stres dan burnout. 

Yuk, kenali tanda-tandanya dan cari tahu cara lepas dari kebiasaan ini.

Baca Juga: Perempuan yang Tidak Dididik Tentang Self Love oleh Orang Tuanya, Sering Menumbuhkan 7 Kebiasaan People Pleaser Ini

Tanda-Tanda Kamu Seorang People Pleaser

  1. Sulit berkata “tidak” 

Kamu takut dianggap tidak peduli kalau menolak permintaan orang lain. 

Akhirnya, meski hati berkata “tidak”, mulutmu tetap bilang “iya”.

  1. Butuh selalu disenangi orang lain  

Sering kali, kamu setuju hanya untuk mendapatkan validasi atau agar tidak ditolak. 

Pujian dan persetujuan jadi hal yang sangat penting bagimu.

  1. Sering merasa bersalah padahal bukan salahmu

Kamu terlalu sibuk memperhatikan perasaan orang lain sampai-sampai sering minta maaf untuk hal yang bahkan bukan tanggung jawabmu.

  1. Menyetujui hal yang belum diyakini 

Karena takut berbeda pendapat, kamu lebih memilih ikut suara mayoritas meski sebenarnya belum yakin dengan pilihan itu.

  1. Sulit mengenali perasaan sendiri 

Fokusmu terlalu besar pada orang lain, hingga kamu bingung dengan apa yang sebenarnya kamu rasakan atau inginkan.

Cara Lepas dari Kebiasaan People Pleaser

  • Belajar bilang “tidak” dengan sopan 

Menolak bukan berarti egois. Kamu bisa menyampaikan alasan dengan cara yang baik tanpa merasa bersalah.

  • Prioritaskan kebahagiaan diri sendiri 

Ingat, kebutuhanmu sama pentingnya dengan orang lain. 

Memberi perhatian pada diri sendiri justru bikin kamu lebih sehat secara mental.

  • Pikirkan keputusan secara matang 

Jangan buru-buru setuju hanya karena ingin menyenangkan orang lain. 

Beri waktu untuk menimbang apakah hal itu benar-benar baik untukmu. 

Menjadi orang yang peduli pada sekitar itu baik, tapi jangan sampai mengorbankan diri sendiri hanya demi diterima. 

Melepas label people pleaser memang nggak mudah, tapi bukan berarti mustahil. 

Dengan belajar menetapkan batasan dan lebih jujur pada perasaan sendiri, kamu bisa hidup lebih seimbang, sehat, dan bahagia.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho