← Beranda
7 Perilaku yang Membuat Seseorang Percaya denganmu Tanpa Mengetahui Alasannya
Sharah SalsabilaSabtu, 19 April 2025 | 07.15 WIB
Ilustrasi orang yang sudah dipercaya orang lain./Pexels.

JawaPos.com - Membuat orang percaya kepada kita sangatlah sulit, karena itulah faktor utama dalam membangun sebuah hubungan. Baik itu dengan pasangan, teman, bahkan keluarga.

Dikutip dari laman Binus pada Jumat (18/04) untuk memperkuat rasa percaya itu ada empat elemen, yakni integritas, niatan, kapabilitas dan hasil. Semua itu hal yang saling berkaitan.

Dilansir dari laman Small Biz Technology pada Jumat (18/04) ada 7 perilaku yang membuat seseorang percaya denganmu tanpa mengetahui alasannya :

1. Konsistensi adalah kuncinya

Konsistensi menghilangkan tebakan untuk orang-orang. Mereka tahu apa yang diharapkan darimu dan ketika orang-orang tahu apa yang diharapkan, itu menciptakan rasa nyaman dan kepercayaan.

Ingat saja, ini bukan tentang menjadi dapat diprediksi atau membosankan, tapi tentang menjadi dapat diandalkan. Maka berusahalah menjadi konsisten dan orang lain akan memandangmu secara berbeda.

2. Mendengarkan dengan penuh perhatian

Ada perilaku halus namun kuat yang dapat membuat perbedaan dunia dalam cara orang memandangmu, dan itu adalah mendengarkan secara aktif.

Bahkan di tengah hiruk pikuk sehari-hari, dia akan mendengarkan dengan penuh perhatian dengan apa yang orang lain katakan, hingga membuat mereka merasa dihargai dan dihormati.

Hal itu bukan hanya tentang mempertahankan kontak mata atau mengangguk pada waktu, tapi benar-benar tertarik untuk memahami sudut pandang, ide-ide, dan kekhawatiran.

3. Kekuatan empati

Empati sering diabaikan, tetapi itu adalah perilaku penting untuk membangun kepercayaan. Ini adalah kemampuan untuk memahami dan berbagi perasaan orang lain.

Ketika orang merasa dipahami, mereka lebih cenderung mempercayaimu, dan ini adalah respons psikologis. Penelitian menunjukkan bahwa ketika kita berempati dengan orang lain, otak kita melepaskan oksitosin atau hormon yang meningkatkan ikatan dan kepercayaan.

4. Kejujuran, bahkan ketika itu sulit

Kejujuran adalah landasan kepercayaan. Kedengarannya sederhana, tapi bisa menantang untuk ditegakkan, terutama ketika kebenaran tidak nyaman atau dapat menyebabkan konflik.

Namun, momen-momen inilah yang benar-benar dapat menentukan karaktermu di mata orang lain.

Ketika kamu membuat kesalahan, mengakuinya daripada mencoba untuk menutupinya. Jika menghadapi situasi yang sulit, bersikaplah jelas dan transparan tentang apa yang sedang terjadi daripada menghindari masalah atau mempermanis kebohongan.

5. Mengingat detail-detail kecil

Kita semua memiliki kehidupan yang sibuk dan mudah untuk melupakan detail-detail kecil. Tetapi hal-hal kecil itu dapat membuat perbedaan dunia dalam hal membangun kepercayaan.

Mengingat detail kecil tentang orang-orang menunjukkan bahwa kamu benar-benar peduli dengan mereka sebagai individu. Ini mungkin tampak tidak penting, tetapi itu bisa sangat membantu dalam membangun fondasi kepercayaan.

6. Menjadi dapat diandalkan

Keandalan adalah sifat mendasar dalam hal membangun kepercayaan. Jika kamu mengatakan akan melakukan sesuatu, maka lakukanlah. Jika membuat janji, tepati janji itu.

Orang-orang mempercayai mereka yang dapat diandalkan untuk menindaklanjuti. Baik itu menyampaikan proyek tepat waktu, muncul ketika kamu mengatakan bahwa akan melakukannya, atau hanya berpegang teguh kata-kata, tindakan ini berbicara banyak tentang karakter pribadi.

Menjadi dapat diandalkan bukan tentang gerakan besar. Ini tentang tindakan kecil sehari-hari yang menunjukkan kepada orang-orang bahwa mereka dapat mengandalkanmu.

7. Menunjukkan kerentanan

Kerentanan adalah tentang menunjukkan diri yang sebenarnya, kekurangan dan semuanya. Ini tentang bersikap terbuka tentang kesalahan, ketakutan, dan tantanganmu.

Ketika membiarkan diri menjadi rentan, itu menunjukkan kepada orang-orang bahwa kamu tulus. Itu membantu mereka melihat bahwa kamu adalah manusia, sama seperti mereka.

Jadi jangan takut untuk menunjukkan dirimu yang sebenarnya. Ini adalah perilaku kecil yang dapat memiliki dampak mendalam pada seberapa besar orang mempercayaimu.

EDITOR: Hanny Suwindari