← Beranda
Komnas HAM Kantongi Data Medis Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus dari RSCM, Guna Susun Rekomendasi
Muhammad RidwanJumat, 27 Maret 2026 | 02.30 WIB
Tangkapan layar CCTV detik-detik aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras di Salemba, Jakarta Pusat. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com-Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk memperoleh rekam medis Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras. Rekam medis tersebut didapatkan langsung dari tim dokter yang menangani Andrie Yunus selama menjalani perawatan.

Komisioner Komnas HAM, Pramono Ubaid Tanthowi, menjelaskan bahwa pihaknya telah bertemu dengan pimpinan RSCM serta tim dokter yang merawat Andrie Yunus.

“Kami bertemu dengan pimpinan RSCM dan beberapa anggota tim dokter yang menangani saudara AY. Hari ini kami meminta keterangan dan informasi terkait kondisi saudara AY sejak pertama kali masuk rumah sakit hingga penanganan terakhir,” kata Pramono di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (26/3).

Ia menambahkan, Komnas HAM juga mendalami langkah-langkah medis yang telah dilakukan oleh tim dokter, termasuk rencana penanganan lanjutan terhadap korban.

“Kami ingin mengetahui langkah-langkah yang sudah diambil sejak awal hingga saat ini, serta bagaimana rencana penanganan ke depan,” ujarnya.

Selain itu, Komnas HAM turut menggali informasi mengenai dampak cairan yang disiramkan kepada korban, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

“Termasuk dampak yang ditimbulkan, baik secara fisik maupun psikis yang mungkin dialami saudara AY,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menyatakan bahwa rekam medis tersebut diperlukan untuk menyusun rekomendasi yang akan dikeluarkan Komnas HAM. Hal itu penting untuk mengetahui seberapa jauh dampak dari penyiraman air keras tersebut.

"Informasinya sangat mendalam sesuai dengan yang dibutuhkan oleh Komnas HAM terkait dampak medis dan juga dampak psikologis akibat peristiwa penyiraman air keras yang diberikan kepada saudara AY," tuturnya.

Ia menekankan, informasi yang diperoleh dari RSCM akan dianalisa sesuai fakta-fakta yang diperoleh. Ia memastikan, akan menyampaikan lebih lanjut jika telah memeroleh dampak dari keseluruhan penyiraman air keras tersebut.

Baca Juga: Penyerahan Jabatan Kepala BAIS Dinilai Cegah Politisasi Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

"Ini sangat penting untuk bahan analisis kami ke depan untuk kemudian nantinya menyusun satu rekomendasi terkait dengan kasus ini. Saya kira itu. Soal materi, tentu kami tidak bisa menyampaikan, nanti kami akan sampaikan secara terpisah ketika Komnas HAM sudah menyusun satu rekomendasi," pungkasnya. (*)

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan