← Beranda
Viral di Medsos! TNI Pastikan Tak Ada Penyerangan Makodim Deiyai saat Proses Persemayaman Danramil Aradide
Sabik Aji TaufanMinggu, 14 April 2024 | 15.08 WIB
OPM serang penghormatan terakhir terakhir Danramil 1703 - 04 Aradide Letda Inf Oktovianus Sogalrey di Kodim 1703 Deiyai. (Tangkapan layar)
JawaPos.com - Kodim Deiyai dikabarkan diserang oleh kelompok tertentu saat kedatangan jenazah Danramil 1703-04/Aradide Letda Inf Oktovianus Sokolray. Kabar ini viral di media sosial.
 
Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan membantah kabar tersebut. Dia memastikan tidak ada penyerangan ke Makodim Deiyai.
 
"Tidak benar Makodim Deiyai diserang," kata Candra kepada wartawan, Minggu (14/4).
 
Baca Juga: Empat Dekade Tragedi Bintaro dan Cerita Misterinya, Kerap Bertemu Sosok yang Anggota Tubuhnya Tak Lengkap
 
Candra menjelaskan, pada Kamis (11/4) sekitar Pukul 23.30 WIT, prajurit yang sedang bertugas menciun gelagat ada kelompok tertentu yang mendekat ke Makoramil Deiyai untuk menganggu prosesi persemayaman Letda Oktovianus. Sebagai langka antisipasi, maka dilepaskan tembakan peringatan.
 
Usai tembakan peringatan diletuskan, TNI menilai kondisi kondusif. Tidak ada penyerangan maupun bentrok sejenisnya.
 
"Tidak ada korban jiwa dan tidak ada kerusakan pada kejadian itu," jelas Candra.
 
Meski begitu, TNI tidak bisa mengkonfirmasi kelompok yang berusaha membuat ancaman tersebut. "Iya betul (seperti ada yang mendekat). Kondisi malam hari, OTK dan bisa juga OPM," pungkas Candra.
 
Baca Juga: 5 Tips untuk Introvert Agar Diakui di Tempat Kerja Tanpa Harus Mengubah Diri Anda
 
Sebelumnya Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali berulah. Mereka melakukan pembunuhan lagi. Kini korbannya adalah seorang perwira TNI Angkatan Darat (AD), Letda Letda Inf Oktovianus Sokolray selaku Danramil 1703-04/Aradide.
 
Kabar pembunuhan kepada Letda OS dibenarkan oleh Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan. Pembunuhan ini terjadi di wilayah Paniai, Papua Tengah.
 
"Iya benar bang Ltd OS gugur diserang dan ditembak oleh OPM," kata Candra kepada wartawan, Jumat (12/4).
 
Baca Juga: Busnya Terlibat Kecelakaan Maut, Polri akan Panggil Pihak Rosalia Indah
 
Peristiwa ini bernula saat korban keluar dari Makoramil 1703-4/Aridide pada Rabu, 10 April 2024 sore hari, namun sampai hari Kamis pagi korban belum kembali. 
 
"Dilakukan pencarian dan almarhum ditemukan tergeletak meninggal dunia di tengah jalan arah kampung Pasir Putih akibat diserang dan ditembak oleh OPM," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar.
EDITOR: Bintang Pradewo