JawaPos.com - Kondisi NP, 30, istri dari bapak dan anak yang tewas membusuk di Koja, Jakarta Utara, sudah mengalami perbaikan. Namun begitu, hingga kini pihak kepolisian masih belum dapat menarik keterangan dari yang bersangkutan. Diketahui bapak itu berinisial HR, 50, dan AQ, 10 bulan.
"Ya perbaikan. Jadi saat dikirim oleh penyidik itu dari RSUD Koja, itu kan kondisinya lemah," kata Kepala Rumah Sakit RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto kepada wartawan, Kamis (2/11).
Ia mengatakan, sejak dibawa ke RS Polri Kramat Jati, kondisi fisik NP memang cukup memprihatikan. Hariyanto memaparkan, kadar hemoglobin (HB) NP menurun hingga di angka 7.
"HB itu kalau orang normal itu HB-nya sekitar 13/14 gitu," ucapnya.
Oleh karenanya, ia mengira bahwa istri bos travel umrah itu sakit sejak lama.
Baca Juga: Misterius, Ayah-Anak Tewas di Koja, Istri dan Anak Lainnya Justru Tidak Sedih dan Makan Lahap
"Kemudian albuminnya enggak ada gangguan, elektrolitnya sehingga itu yang kita perbaiki. Kondisi ini yang kita utamakan dulu, adalah fisiknya," tandas Hariyanto.
Sebelumnya, Polisi belum dapat memeriksa istri HR, 50, seorang bapak yang tewas membusuk bersama anaknya berinisial AQ, 10 bulan, di Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara. Pasalnya, istri korban berinisial NP, 30, masih terguncang secara psikologis.
"Satu-satunya saksi yang sangat kita harapkan mumpuni adalah istri. Karena kondisi psikologisnya belum memungkinkan untuk pendalaman, maka tunggu," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gideon Arif Setyawan kepada wartawan, Senin (31/10).
Ia menjelaskan, sebelumnya NP ditemukan bersama satu anaknya yang lain AD, 2, berada di rumah yang sama dengan bapak dan anak yang tewas membusuk tersebut. Kemudian, polisi membawa keduanya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.