← Beranda
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Koin Tetap Berdiri Tegak di Tengah Kecepatan 300 km/jam
Tazkia Royyan HikmatiarRabu, 21 Juni 2023 | 19.30 WIB
Sebuah koin tetap bisa berdiri di dalam kereta cepat Jakarta-Bandung yang sedang melaju. (Instagram @ridwankamil)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memamerkan kecepatan dan kehalusan getaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Ia mengunggah video dari KCIC yang memperlihatkan uang koin Rp 500 dapat tetap berdiri tegak saat uji coba kereta cepat yang berangkat dari Jakarta Halim ke Stasiun Padalarang itu. 

"Kereta ini sangat cepat dan getarannya minim. Sehingga koin 500 rupiah bisa berdiri dengan sikap sempurna tanpa dilem aica aibon," ujar Emil, sapaan akrabnya dalam akun Instagram resmi @ridwankamil, Rabu (21/6). 
 
Baca Juga: RI Punya Pabrik Foil Tembaga, Jokowi Sebut Perusahaan Mobil Listrik Bakal Berbondong-bondong Lirik Indonesia
 
Dalam uji coba ini, ia mengatakan bahwa dalam kurun waktu kurang dari 30 menit, kereta itu sudah mengantarkan penumpang dari Jakarta ke Padalarang dengan kecepatan 300 km/jam.
 
"Kurang dari 30 menit sudah sampai. Uji coba kecepatan 300 km/jam kereta Api cepat Jakarta Halim ke stasiun Padalarang," ungkapnya.
 
Baca Juga: Aji Santoso Jadikan Laga Uji Coba Persebaya vs Persis Solo Simulasi Liga 1
 
"Semoga Agustus ini bisa mulai diresmikan dan dioperasikan. Aamiin. Mohon doanya," pungkas Mantan Wali Kota Bandung itu.
 
Di sisi lain, dalam video lainnya yang diunggah akun Instagram resmi @keretacepat_id juga diperlihatkan suasana saat makan di tengah kecepatan 300 km/jam di dalam kereta tersebut.
 
Baca Juga: Bonek Harus Sabar Setelah Dilarang Panpel Persis ke Stadion Manahan
 
Terlihat ada sereal, minuman air mineral, susu, hingga orange jus di atas meja dalam kereta cepat itu. Meski masih ada getar-getaran, memang terlihat tipis saja.
 
"Meski dengan kecepatan 300 kpj, makanan mimin nggak tumpah sama sekali. Dengan kereta yang stabil, nanti kamu bisa menikmati makanan selama perjalanan dengan nyaman," jelas akun tersebut.
EDITOR: Banu Adikara