← Beranda
Viral Artis Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Berkata Kasar, Adminnya Akhirnya Buka Suara
Abdul RahmanRabu, 12 Maret 2025 | 18.07 WIB
Fadia Arafiq. Instagram: fadiaarafiq.official)
 
 
 
 
JawaPos.com - Beberapa hari belakangan viral di media sosial putri mendiang penyanyi dangdut legendaris A. Rafiq, Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, terlihat emosional saat ditanya oleh netizen soal anggaran.
 
Akun media sosial Fadia Arafiq langsung menyemprot netizen tersebut dengan kata-kata yang dinilai sudah sangat kasar dan bahkan terkesan intimidatif. Netizen menganggap komentar itu tidak pantas terlontar dari sekelas tokoh publik dan bupati. 
 
Setelah komentar akun Instagram Fadia Arafiq viral di media sosial, kini muncul pengakuan bahwa komentar kasar di akun media sosial tersebut ternyata bukan dilakukan oleh Fadia Arafiq yang dulunya artis dangdut.
 
Mawa selaku admin akun media sosial Fadia Arafiq mengungkapkan bahwa dirinya yang berkomentar terkait hal itu, dengan menggunakan akun media sosial resmi Fadia Arafiq.
 
Dia mengaku tersulut emosi dengan salah satu penanya di media sosial, karena akun tersebut sering bicara negatif tentang Fadia Arafiq. 
 
"Dari zaman kampanye dia selalu nyerang Ibu, selalu komentar negatif tentang Ibu," kata Mawa dalam video yang diunggah di akun Instagram Lambe Turah.
 
"Kenapa saya tahu? Karena saya yang pegang sosial medianya Ibu. Akhirnya saya balas seperti viral saat ini," imbuhnya.
 
Baca Juga: Viral, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath Sebut Ibadah Puasa Umat Muslim Sebabkan Inflasi, Auto Diserbu Netizen
 
Menurut sang admin, dia tersulut emosi karena akun tersebut berkali-kali memfitnah Fadia Arafiq.Puncaknya, penanya itu memfitnah Fadia Arafiq mendapatkan uang dari salah satu rumah sakit.
 
"Berarti kan kesannya Ibu minta uang ke rumah sakit itu," katanya.
 
Admin media sosial Fadia Arafiq tidak minta maaf ke publik atas kegaduhan yang sempat terjadi. Dia hanya minta maaf ke Fadia Arafiq selaku Bupati Pekalongan, karena telah menggunakan akun media sosialnya dengan berkomentar kasar.
 
"Sekali lagi saya minta maaf Bu. Saya melakukan ini karena tidak terima Ibu difitnah," paparnya.
 
EDITOR: Kuswandi