JawaPos.com-Slamet Tatto selaku manajer dianggap memanfaatkan pesulap Pak Tarno yang sudah tidak berdaya untuk mendapatkan keuntungan materi.
Baca Juga: Orang-orang yang Sulit Mendapatkan Like Banyak di Media Sosial, Biasanya Menunjukkan 7 Perilaku Ini Menurut Psikologi
Bukan hanya dari netizen, tudingan itu juga datang dari kedua anak Pak Tarno, Aisah dan Halimah. Keduanya menyesalkan Slamet Tatto memanfaatkan orang tua mereka yang sudah sakit untuk berjualan.
Tak hanya itu, kedua anak Pak Tarno juga menuding Slamet Tatto telah mempekerjakan ayah mereka untuk bekerja membuat kerajinan dan kemdian dijual supaya menghasilkan keuntungan materi.
Dituding memanfaatkan Pak Tarno, Slamet Tatto memberikan penjelasan. Menurutnya, bukan dari dirinya yang meminta Pak Tarno untuk berjualan. Keinginan itu justru dari diri Pak Tarno sendiri.
"Itu kemauan Pak Tarno sendiri buat bayar kontrakannya, buat baa kontrakan istri yang satu lagi, buat makan sehari-hari," kata Slamet tattoo saat ditemui di bilangan Jakarta Utara, Selasa (25/12).
Dia mengklaim bahwa Pak Tarno orangnya tidak bisa diam. Sejak dulu sebelum namana terkenal lewat program The Master, kata Slamet Tatto, Pak Tarno sudah biasa berjualan keliling.
Ketika jobnya semakin berkurang, maka Pak Tarno kemudian kepikiran lagi untuk berjualan seperti yang pernah dia lakukan dulu.
"Dari sebelum sakit, Pak Tarno sudah biasa jualan sebenarnya," aku Slamet Tattoo.
Menariknya, aksinya berjualan yang dilakukan Pak Tarno selalu laris dibeli oleh orang-orang, terutama dibeli oleh anak-anak sekolahan.
"Alhamdulillah banyak dapat rezeki dari dagang di sekolah-sekolah. Pak Tarno jualannya tidak di satu tempat, tapi suka pindah-pindah," ucapnya. (*)
Bukan hanya dari netizen, tudingan itu juga datang dari kedua anak Pak Tarno, Aisah dan Halimah. Keduanya menyesalkan Slamet Tatto memanfaatkan orang tua mereka yang sudah sakit untuk berjualan.
Tak hanya itu, kedua anak Pak Tarno juga menuding Slamet Tatto telah mempekerjakan ayah mereka untuk bekerja membuat kerajinan dan kemdian dijual supaya menghasilkan keuntungan materi.
Dituding memanfaatkan Pak Tarno, Slamet Tatto memberikan penjelasan. Menurutnya, bukan dari dirinya yang meminta Pak Tarno untuk berjualan. Keinginan itu justru dari diri Pak Tarno sendiri.
"Itu kemauan Pak Tarno sendiri buat bayar kontrakannya, buat baa kontrakan istri yang satu lagi, buat makan sehari-hari," kata Slamet tattoo saat ditemui di bilangan Jakarta Utara, Selasa (25/12).
Dia mengklaim bahwa Pak Tarno orangnya tidak bisa diam. Sejak dulu sebelum namana terkenal lewat program The Master, kata Slamet Tatto, Pak Tarno sudah biasa berjualan keliling.
Ketika jobnya semakin berkurang, maka Pak Tarno kemudian kepikiran lagi untuk berjualan seperti yang pernah dia lakukan dulu.
"Dari sebelum sakit, Pak Tarno sudah biasa jualan sebenarnya," aku Slamet Tattoo.
Menariknya, aksinya berjualan yang dilakukan Pak Tarno selalu laris dibeli oleh orang-orang, terutama dibeli oleh anak-anak sekolahan.
"Alhamdulillah banyak dapat rezeki dari dagang di sekolah-sekolah. Pak Tarno jualannya tidak di satu tempat, tapi suka pindah-pindah," ucapnya. (*)