JawaPos.com - Sutradara Oppenheimer, Christopher Nolan, baru-baru ini hadir dalam wawancara di City University of New York bersama penulis buku American Prometheus yang menjadi inspirasi film tersebut.
Namun tidak hanya berbicara tentang Oppenheimer yang kini telah menjadi film biografi terlaris dalam sejarah film dunia, Christopher Nolan juga berbicara tentang konser film The Eras Tour Taylor Swift.
Christopher Nolan mengatakan bahwa perilisan konser film The Eras Tour dilakukan dengan cara distribusi yang tidak biasa.
Baca Juga: Sandro Tonali Bisa Setahun, Nicolo Zaniolo Disanksi Lebih Ringan dalam Kasus Judi Ilegal
Hal itu disebabkan karena Taylor Swift hadir langsung di pihak bioskop AMC Theater untuk mendistribusikan film tersebut, tanpa melibatkan studio distribusi.
Untuk langkah bisnis dan cara yang dilakukan Taylor Swift itu, Christopher Nolan memuji sang bintang pop.
“Taylor Swift akan menunjukkan di studio bahwa meskipun jika studio tidak menginginkan sebuah film (untuk didistribusikan), maka akan ada pihak lain yang menginginkannya. Itulah kenyataannya (industri film),” kata Christopher Nolan, dikutip JawaPos.com dari Variety.
Baca Juga: Arogan Dijalan, pengemudi Fortuner Pelat Dinas Palsu Diamankan Polisi
Ia melanjutkan, konser film The Eras Tour yang didistribusikan langsung oleh pemilik AMC Theater, akan menghasilkan banyak uang dan menandakan bahwa bioskop belumlah mati di tengah serangan platform streaming film.
Taylor Swift memproduksi sendiri film konser The Eras Tour dan membuat kesepakatan dengan AMC Theater untuk mendistribusikan filmnya.
Dikabarkan Variety, Taylor Swift akan mendapatkan 57 persen dari hasil penjualan tiket, dan AMC Theater mendapatkan sisa serta tambahan biaya distribusi.
Baca Juga: Alasan Jakarta Dicoret dari Kalender Kejuaraan Formula E 2024
Meskipun didistribusikan oleh pihak bioskop yaitu AMC Theater, namun konser film The Eras Tour tidak hanya ditayangkan di jaringan bioskop AMC Theater.
Konser film The Eras Tour Taylor Swift ditayangkan di 3.855 bioskop Amerika Serikat dan Kanada, serta 4.527 bioskop di seluruh dunia.
Oppenheimer dan konser film The Eras Tour yang memperoleh pendapatan fantastis dari presentasi di bioskop, membuktikan bahwa bisnis bioskop masih jauh dari mati.
Baca Juga: Visi-Misi Capres-Cawapres: Ganjar-Mahfud Fokus Pangan, Anies-Muhaimin Kesetaraan
Konser film The Eras Tour dilaporkan meraup USD 92,8 juta di Amerika Utara dan USD 123,5 juta secara global atau sekitar Rp 1,4 triliun dan Rp 1,9 triliun.
Sedangkan Oppenheimer memperoleh pendapatan sebesar USD 942 juta di seluruh dunia atau sekitar Rp 14,9 triliun.
Penonton dan penikmat film masih menyukai pengalaman baru dan menarik setiap kali mereka menonton film berbeda di bioskop.
Baca Juga: 7 Pendulang Emas yang Dibantai KKB Dipastikan Bukan Intelijen, Hanya Warga Sipil
“Setiap kali ada sebuah film yang mencapai kesuksesan yang di luar prediksi, itu adalah hal yang menggembirakan bagi Hollywood dan juga memberi semangat bagi para pembuat film,” kata Christopher Nolan.
Ia mengatakan, ada ketegangan di Hollywood antara hal-hal yang familiar dan hal-hal yang diperkirakan akan menghasilkan uang.
Oleh karena itu ada film yang ditayangkan di bioskop, ada pula yang langsung ditayangkan di platform streaming.
Baca Juga: Prabowo tak mau Anak-anak Indonesia hanya dapat Gaji Sebatas UMR
Hal itulah yang menjadi inti dari bagaimana studio film Hollywood bertahan dalam bisnisnya, dan memenuhi keinginan penonton akan sesuatu yang baru dan segar.