JawaPos.com - Pernyataan Nikita Mirzani soal habib tukang obat tak lama usai kepulangan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi beberapa waktu lalu mendapat reaksi dari sejumlah pihak. Bahkan, ustad Maheer At Thuwailibi mengancam Nikita akan menurunkan 800 orang untuk menggeruduk rumahnya.
Hanya saja, ancaman tersebut tidak benar-benar terjadi. Dikabarkan hanya beberapa perempuan mendatangi rumah Nikita Mirzani dan tidak ada ketegangan sama sekali lantaran mendapat penjagaan aparat.
Saat ditemui di bilangan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (25/11), Nikita Mirzani mengaku pernyataan dirinya soal habib tukang obat tidak secara khusus ditujukan kepada Rizieq Shihab. Pernyataannya itu berdasarkan fakta kalau habib lumrah digunakan nama di Indonesia sehingga ada penjual obat bernama habib.
"Gue bilang habib itu bukan nama tokoh atau yang berkaitan sama agama. Habib itu nama teman. Buktinya kalau kita lihat habib itu juga ada nama tukang nasi goreng," kata Nikita Mirzani.
Sejatinya dia tidak pernah menyangka kalau pernyataannya soal habib akan jadi heboh hingga berbuntut ancaman kepada dirinya. "Gue juga nggak menyangka gara-gara nama habib tukang obat sampai seheboh ini. Sampai gua dijagain," ujarnya.
Lebih lanjut diungkapkan Nikita Mirzani, dirinya patut menyampaikan terima kasih kepada aparat yang sudah menjaga rumahnya guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Mungkin karena gue seorang perempuan, punya anak kecil. Kalau enggak keroyokan mungkin akan lebih indah sih melawannya. Tapi kalau keroyokan kita nggak bisa jaga-jaga," katanya.
Sampai saat ini Nikita Mirzani enggan meminta maaf atas pernyataannya soal habib tukang obat. Sebab ibu tiga anak itu merasa tidak bersalah.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=U3cxYjK4nGY