JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan membawa perubahan besar pada pola makan dan jadwal harian. Salah satu keluhan yang sering muncul saat puasa adalah sembelit atau sulit buang air besar.
Sembelit saat puasa Ramadhan umumnya terjadi karena kurang asupan serat dan cairan. Jika tidak diatasi, kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu ibadah.
Menurut Mayo Clinic, sembelit biasanya disebabkan oleh kurangnya serat, cairan dan aktivitas fisik. Selain itu, NIDDK menjelaskan bahwa pola makan rendah serat dapat memperlambat pergerakan usus. Oleh karena itu, penting menerapkan strategi pencegahan yang tepat.
Berikut beberapa tips menghindari sembelit selama puasa Ramadhan agar tubuh tetap sehat dan ibadah lebih nyaman sebagaimana dilansir dari laman Harvard Edu dan CBC, Jumat (6/3) :
Baca Juga: 6 Tips Cerdas Memilih Menu Berbuka Ramah Lambung agar Puasa Ramadhan Tetap Nyaman
1. Perbanyak konsumsi serat saat sahur dan berbuka
Serat memang memiliki peranan penting dalam menjaga kelancaran pencernaan. Makanan tinggi serat membantu melunakkan tinja dan mempercepat pergerakan usus.
Menurut Harvard T.H Chan School of Public Health serat membantu meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan mencegah konstipasi. Asupan serat harian sangat penting selama puasa Ramadhan.
Intinya dengan konsumsi serat cukup maka risiko sembelit saat puasa juga dapat ditekan sehingga pencernaan pun menjadi lebih lancar.
2. Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Kurang minum menjadi penyebab utama sembelit saat puasa. Pasalnya tubuh memerlukan cairan untuk membantu serat bekerja secara optimal.
Cleveland Clinic menyebutkan bahwa dehidrasi dapat membuat tinja menjadi keras dan sulit dikeluarkan. Oleh karena itu, hidrasi sangat penting saat Ramadhan.
Dengan cairan yang cukup, sistem pencernaan bekerja lebih lancar amak risiko sembelit pun berkurang.
3. Tetap aktif dengan olahraga ringan
Pada dasarnya kurangnya aktivitas fisik dapat memperlambat kerja usus. Meski berpuasa, tubuh tetap membutuhkan gerak. Menurut CDC, aktivitas fisik membantu memperlancar sistem pencernaan dan menjaga kesehatan tubuh.
Anda bisa berjalan santai sekitar 20-30 menit menjelang berbuka puasa. Tak hanya itu, alternatif lainnya adalah stretching ringan setelah shalat tarawih.
4. Hindari makanan terlalu berminyak dan olahan
Gorengan memang enak dan menggoda saat berbuka puasa namun jika dikonsumsi berlebihan maka dapat memperlambat pencernaan.
WHO menyarankan membatasi makanan tinggi lemak untuk menjaga kesehatan pencernaan. Intinya lemak berlebih dapat memicu gangguan usus.
5. Jangan menunda keinginan buang air besar
Kebiasaan menahan buang air besar dapat memperparah sembelit, tubuh perlu respons cepat saat muncul dorongan alami.
Menurut National Health Service, menunda buang air besar dapat membuat tinja semakin keras dan sulit dikeluarkan. Kebiasaan ini perlu dihindari selama Ramadhan. ***