JawaPos.com – Operasional Haji sudah Nyaris Berakhir. Hingga Minggu (28/6) malam, sudah ada 501 kloter atau sekitar 90 persen jamaah haji yang diterbangkan ke tanah air.
Kini, tersisa 26 kloter yang akan diterbangkan ke tanah air pada hari ini, Senin (29/6) dan besok (30/6).
Kloter terakhir yang akan diterbangkan adalah UPG 43, yang berangkat dari Madinah pukul 22.05 waktu Arab Saudi. Kloter tersebutu dijadwalkan mendarat di Makassar pada Rabu (1/7) pukul 17.05 WITA.
Hingga berita ini diterbitkan, masih ada 32 kloter yang belum tiba di tanah air. Sebagian masih dalam penerbangan, sebagian lagi baru bersiap diterbangkan.
Baca Juga: Percepatan Penerbitan Visa Haji 2027 jadi Prioritas Kemenhaj, Manfaatkan Teknologi
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Maria Assegaff mengatakan, pelayanan haji belum selesai meski nyaris seluruh jamaah telah tiba di Indonesia.
"Seluruh petugas tetap siaga mengawal proses kepulangan hingga jemaah terakhir tiba dengan aman dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya," ujar Maria di Jakarta, dikutip Senin (29/6).
Berdasarkan data operasional, sebanyak 267 kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dengan total 103.687 jamaah dan 1.066 petugas. Sehingga total kepulangan Gelombang I mencapai 104.753 orang.
Sementara itu, hingga Sabtu (27/6), 212 kloter yang membawa 81.315 jemaah dan 848 petugas telah diberangkatkan melalui Bandara Madinah sehingga total kepulangan Gelombang II mencapai 82.163 orang.
Maria menegaskan bahwa pihaknya terus memonitor proses pemulangan jamaah haji untuk memastikan seluruhnya berjalan lancar.
Baca Juga: 84 Jamaah Haji Debarkasi Surabaya Wafat, Mayoritas Berstatus Risti dan Punya Komorbid
Perhatian khusus juga terus diberikan kepada jamaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jamaah berisiko tinggi (risti) yang memerlukan pendampingan.
Selain itu, Kemenhaj juga berkoordinasi dengan masing-masing pemda di debarkasi untuk memastikan perjalanan ke daerah asal tetap aman dan nyaman.
Dalam kesempatan itu, Maria kembali mengingatkan jamaah haji yang tersisa di tanah suci agar tetap menjaga kesehatan.
Yakni dengan beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, dan sering minum air untuk mencegah dehidrasi. Jamaah haji juga diimbau mengenakan masker selama berada di tengah keramaian.
Selain itu, jamaah juga diingatkan untuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin agar tidak melanggar ketentuan penerbangan haji.
Baca Juga: KPK Pastikan Penyidikan Kasus Kuota Haji Tak Terganggu, Meski Yaqut Cholil Qoumas Dibantarkan
Apabila petugas keamanan bandara menemukan air zamzam di dalam bagasi atau kabin, air tersebut akan dikeluarkan.
"Air zamzam akan diterima melalui mekanisme resmi di debarkasi, sehingga tidak perlu dibawa di dalam koper" imbuh Maria.