JawaPos.com - Selesainya layanan jamaah haji di Kota Makkah berlanjut dengan pemulangan petugas hajinya.
Hari ini, Selasa (23/6) Sebanyak 355 petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Makkah tiba di tanah air.
Mereka disambut langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf di pintu kedatangan terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.
Irfan menyambut dan menyalami satu persatu petugas haji yang selama dua bulan terakhir melayani jamaah haji di Makkah.
Baca Juga: Layanan Jamaah Haji Indonesia di Makkah Resmi Berakhir, Seluruh Jamaah Bergeser ke Madinah
Di antara mereka, ada yang langsung meminta tanda tangan Irfan di seragamnya.
Salah satunya Muhammad Yusuf, petugas PPIH asal Makassar. Ia meminta tanda tangan Irfan di lengan kanan baju seragamnya.
Ada pula Wibi Pangestu, PPIH asal Bogor yang meminta tanda tangan Irfan di rompi petugasnya.
"Tanda tangan pak Menteri Haji dan Umrah langsung. Kenang-kenangan besar ini, Alhamdulillah," ujarnya seraya menunjukkan rompi yang baru saja ditandatangani.
Dalam kesempatan Itu, Irfan menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para petugas haji dalam melayani jamaah haji Indonesia.
Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Jalani Tawaf Wada, Sudah 72 Ribu yang Kembali ke Tanah Air
“Terima kasih atas seluruh performa dan upaya yang telah diberikan dalam melayani jamaah haji Indonesia," ujarnya.
Menurut dia, kerja nyata para petugas haji juga mendapatkan atensi dari Presiden Prabowo Subianto.
"Presiden juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” lanjut Menhaj.
Hingga hari ini, sebanyak 149.736 jamaah haji Indonesia yang tergabung dalam 387 kelompok terbang telah tiba di tanah air.
Selebihnya, sekitar 29 persen jamaah atau 130-an kloter masih berada di Madinah. Mereka akan dipulangkan secara bertahap sesuai jadwal penerbangan masing-masing.
Baca Juga: Kabar Duka: Jemaah Haji Debarkasi Surabaya yang Wafat Bertambah Jadi 6 Orang
Selain itu, masih ada 121 jamaah yang masih menjalani perawatan di RS Arab Saudi.
Mereka akan dipulangkan setelah kondisi kesehatannya dinyatakan stabil dan layak terbang oleh tim medis.
Ia menjanjikan tahun depan ada peningkatan kualitas, kompetensi, dan kesiapan petugas haji dalam melayani jamaah haji.
Salah satunya, dengan menyeragamkan durasi pendidikan dan pelatihan antara petugas kloter dan nonkloter.
"Durasinya sama, yaitu sekitar satu bulan. Kami ingin seluruh petugas memiliki kesiapan, kemampuan, dan standar pelayanan yang setara,” jelas Irfan.
Baca Juga: Hari Ini Pemulangan terakhir Jamaah Haji Indonesia via Jeddah, Besok Jamaah Mulai Pulang via Madinah
Ia juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PPIH. Salah satunya, petugas yang menunjukkan kinerja terbaik akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi
Selain itu, celah-celah kekurangan dalam pelayanan juga akan dicarikan solusi agar tak terulang dinkusim haji berikutnya.
“Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji berikutnya agar semakin profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah,” imbuh Menhaj.