← Beranda
Presiden-DPR Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Beri Kredit Khusus Petugas Haji
Bayu PutraJumat, 19 Juni 2026 | 04.31 WIB
Jamaah Haji Indonesia berdoa di akhir waktu wukuf di Arafah, 26 Mei 2026. (Bayu Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com – Kerja keras petugas haji yang didukung kedisiplinan jamaah haji Indonesia selama musim haji 2026 diapresiasi Presiden Prabowo Subianto.

Apresiasi itu disampaikan Presiden dalam pertemuan dengan Pimpinan DPR RI, Tim Pengawas Haji, serta Menteri Haji dan Umrah RI di Hambalang, Rabu (17/6) malam.

“Bapak Presiden secara pribadi maupun sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemenhaj, Wamenhaj, beserta seluruh tim yang telah bekerja keras menyelenggarakan layanan haji tahun ini,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Presiden, lanjut Prasetyo, juga mengapresiasi DPR yang telah mengawasi penyelenggaraan haji sehingga tetap on the track.

Baca Juga: Hari Ini Pemulangan terakhir Jamaah Haji Indonesia via Jeddah, Besok Jamaah Mulai Pulang via Madinah

Secara khusus, presiden juga mengapresiasi lebih dari 2.000 petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) yang bertugas di tanah suci maupun tanah air.

Menurut presiden, para petugas haji sudah menunjukkan pengabdian tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji.

“Presiden menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas haji yang telah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Bekerja siang dan malam untuk memastikan jamaah mendapatkan layanan terbaik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” lanjut Prasetyo.

Meski demikian, presiden juga menilai kedisiplinan jamaah haji Indonesia juga berperan penting dalam kelancaran pelayanan haji.

Kerja sama antara petugas haji dan jamaah yang kooperatif membuat penyelenggaraan haji tahun ini dinilai berhasil.

Baca Juga: Sharfina Diah Nuratika, Penyandang Disabilitas Autis Naik Haji: Dari Tawaf hingga Lontar Jumrah Mandiri

“Beliau juga menyampaikan doa agar seluruh jemaah haji Indonesia menjadi haji yang mabrur dan memperoleh keberkahan atas ibadah yang telah dilaksanakan,” imbuh Prasetyo.

Apresiasi serupa disampaikan DPR. Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menilai terobosan yang dilakukan pada penyelenggaraan haji tahun ini berdampak nyata bagi jamaah haji Indonesia.

Mulai dari peningkatan kualitas layanan, efisiensi biaya, hingga pengurangan masa tunggu keberangkatan.

Berkat berbagai upaya pemerintah bersama DPR, antrean yang semula berada pada kisaran 35 hingga 40 tahun kini dapat ditekan hingga sekitar 26 tahun.

"Pengawasan yang dilakukan DPR bertujuan memastikan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Alhamdulillah, berbagai langkah yang dilakukan pemerintah menunjukkan hasil yang positif," ujar Cucun.

Baca Juga: 4 Panduan Mencari Badal Haji yang Amanah, Jangan sampai Jadi Korban Penipuan

Dewan juga mengapresiasi sejumlah layanan lain. Seperti Akomodasi di Madinah yang semakin dekat dengan Masjid Nabawi. Juga layanan lain terkait ibadah.

"Kami menerima banyak testimoni dari jemaah yang merasa pelayanan tahun ini jauh lebih baik. Mereka merasakan manfaat dari berbagai perbaikan yang dilakukan pemerintah," katanya.

Peningkatan kualitas layanan juga terasa di sektor konsumsi. Menurut Cucun, Kemenhaj berhasil menghadirkan menu makanan yang lebih beragam dan lebih sesuai dengan cita rasa jemaah Indonesia.

DPR menilai berbagai capaian tersebut tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah dan parlemen dalam mengawal penyelenggaraan ibadah haji sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR Abidin Fikri berharap pada penyelenggaraan haji tahun depan juga ada peningkatan kualitas layanan dibandingkan tahun ini.

Baca Juga: Belasan KBIHU Terlibat Penipuan Badal Haji dan Pembayaran Dam Tak Resmi

"Berbagai capaian positif tahun ini menjadi fondasi untuk peningkatan layanan yang berkelanjutan," ujarnya.

EDITOR: Bayu Putra