← Beranda
4 Tahapan Rumit Pembuatan Kiswah Ka’bah, dari Penyiapan Benang hingga Siap Digunakan
Bayu PutraRabu, 17 Juni 2026 | 00.04 WIB
Pekerja menyulamkan benang emas pada desain kiswah Ka'bah di King Abdulaziz Complex for the Holy Kaaba Kiswa. pekerjaan rumit itu bisa memakan waktu berbulan-bulan. (Media Center Haji 2026)

JawaPos.com – Kain kiswah yang menutup bangunan Ka’bah dibuat secara khusus di pabrik yang ada di sisi Barat Kota Makkah.

Pabrik dengan nama resmi King Abdulaziz Complex for the Holy Kaaba Kiswa itu didedikasikan khusus untuk membuat kain penutup Ka’bah dengan segala kerumitan detailnya.

Belum lama ini, tim Media Center Haji berkesempatan mengunjungi pabrik tersebut atas undangan otoritas media Arab Saudi.

Pabrik tersebut berisikan para pekerja yang telaten. Karena pekerjaan pembuatan kswah bukan seperti menjahit baju menggunakan mesin.

Baca Juga: Ka’bah Berganti Kiswah, Sambut Tahun Baru Hijriah

Melainkan didominasi oleh pekerjaan manual menggunakan tangan. Tak heran, prosesnya bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Berikut tahapan proses pembuatan kain kiswah Ka’bah di pabrik kiswah King Abdulaziz:

1. Penyiapan Benang dan Kain Sutera

Benang-benang sutera terbaik dibersihkan dan ditenun, setelah itu dicelup dengan warna hitam khas kiswah Ka’bah.

Di saat bersamaan, benang-benang sutera emas juga dipintal dan disiapkan untuk proses penyulaman kaligrafi di kiswah Ka’bah.

2. Pembuatan Desain Kaligrafi

Para kaligrafer mulai menyiapkan pola dasar kaligrafi di atas kain kiswah sebelum disulam dengan benang emas.

Baca Juga: Sharfina Diah Nuratika, Penyandang Disabilitas Autis Naik Haji: Dari Tawaf hingga Lontar Jumrah Mandiri

Selain ayat-ayat Alquran, kiswah juga diberi kaligrafi bertuliskan kalimat tauhid dan nama Allah.

Salah satunya adalah yang tertulis di bagian yang menutup pintu Ka’bah:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِينُ

Laa ilaha illallahu Al Malikul Haqqul Mubin, Muhammadur Rasulullah shadiqul wa’dil amin.

Artinya:

Tiada Tuhan selain Allah, Yang Maha Raja, Maha Benar, lagi Maha Nyata. Muhammad adalah utusan Allah yang benar janjinya dan orang yang terpercaya.

Baca Juga: 4 Panduan Mencari Badal Haji yang Amanah, Jangan sampai Jadi Korban Penipuan

3. Penyulaman Kaligrafi

Ini adalah proses paling rumit dalam pembuatan kiswah Ka’bah. Para pekerja menyulam kaligrafi yang desainnya sudah dibuatkan pola di atas kain kiswah.

Penyulaman dilakukan secara manual dengan tangan. Dengan hati-hati, pekerja, menyulam menggunakan benang emas. Kata per kata, kalimat per kalimat.

Proses ini bisa memakan waktu berbulan-bulan. Mengingat banyaknya kaligrafi yang disulam di atas kiswah.

4. Penyelesaian Akhir

Para pekerja memastikan detail-detail kiswah telah dijahit dan disulam dengan sempurna dan presisi, sebelum kiswah dibawa ke Masjidil Haram untuk dipasang menggantikan kiswah lama.

Baca Juga: Belasan KBIHU Terlibat Penipuan Badal Haji dan Pembayaran Dam Tak Resmi

EDITOR: Bayu Putra