JawaPos.com – Kepulan asap dari arah bawah kompleks tower Al Hidayah, Makkah, sempat membuat jamaah haji Indonesia dievakuasi.
Namun, situasi bisa segera dikendalikan begitu pemadam kebakaran tiba. Tak ada jamaah haji Indonesia yang terluka.
Salah seorang saksi mata, Muhammad Rusmadi, menjelaskan bahwa dari tempatnya berdiri, asap memang tampak mengepul dari arah bawah.
“Saat itu saya memang sedang bertamu di Al Hidayah Lantai 18,” terangnya, Sabtu (6/6).
Baca Juga: Fiqih Haji: Shalat Arbain Bukan Bagian dari Ibadah Haji, Hukumnya Sunnah
Menurut dia, petugas hotel langsung bergerak cepat. Mereka langsung membantu evakuasi para penghuni tower.
“Mereka gercep banget. Jamaah-jamaah lansia itu langsung dikasih kode untuk digendong. Mereka gendong dari lantai 18 pakai tangga darurat,” lanjutnya.
Tak berapa lama, pemadam kebakaran datang dan langsung melokalisir sumber asap. Dalam waktu singkat, insiden teratasi.
Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH 2026 Ihsan Faisal menjelaskan, insiden kebakaran itu tidak terjadi di tower tempat jamaah haji tinggal. “Kejadiannya tepatnya di jam 18.00,” terangnya, Sabtu (6/6).
Melainkan di sebuah ruangan karyawan di depan tower 7. Dari hasil penelusuran PPIH Arab Saudi Sektor 10, kebakaran diduga bermula dari aktivitas mengisi ulang baterai skuter Listrik.
Baca Juga: Musyrif Diny Dorong Masa Tinggal Jamaah Haji Dikurangi, Arbain Bersifat Opsional
“Mungkin overheat kemudian si baterai tersebut meledak sehingga sampai keluar api dan membakar di barang-barang yang ada di kamar tersebut,” lanjutnya.
Api dipastikan tidak merembet ke tower. Hanya saja, asapnya memang menyebar. Sehingga penghuni tower 6, 7, dan 8 harus dievakuasi melalui tangga darurat.
Berdasarkan informasi, ada satu karyawan hotel yang mengalami luka bakar sekitar 20 persen di bagian kaki.
“Kami pastikan seluruh jamaah kita tidak ada satupun yang luka ataupun. Jadi insya Allah semua jamaah kita yang ada di sektor 10 Al Hidayah itu aman,” jelas Ihsan.
Ia menambahkan, sejak manasik haji, jamaah haji sudah diingatkan soal antisipasi kebakaran.
Baca Juga: Otoritas Saudi Pertimbangkan Opsi Tanazul 50 Persen di Musim Haji 2027 untuk Indonesia
Mereka diminta berhati-hati saat menggunakan peralatan berbasis Listrik. “Kalau sudah tidak digunakan lebih baik dicabut saja (dari colokan),” imbuhnya.
Sebagai informasi, tower Al Hidayah dihuni oleh jamaah haji dari tiga embarkasi. Yakni embarkasi Padang, Banten, dan Banjarmasin.