JawaPos.com – Sekitar 65 ribu jamaah haji Indonesia yang mengambil nafar tsani saat mabit di Mina Kembali ke Makkah hari ini, Sabtu (30/5).
Sejak pagi, mereka sudah berkemas dan menata perbekalan ke dalam tas. Sembari menunggu bus yang akan menjemput mereka untuk kembali ke hotel masing-masing.
Sebagian memilih untuk berjalan kaki menuju Jamarat sembari menggendong ransel, menuntaskan lontar jumrah di hari tasyrik ketiga.
Koordinator Satgas Operasi Armuzna dan Perlindungan Jamaah PPIH Arab Saudi Harun Al Rasyid menjelaskan, pergerakan jamaah dimulai pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Baca Juga: Jutaan Jamaah Haji Ambil Nafar Awal, Kembali dari Mina via Jamarat
“Jadi ada yang sudah memberangkatkan pukul 07.00, yaitu di Markaz 9,” terangnya di Markaz 87 area tenda Misi Haji Indonesia di Mina, Sabtu (30/5).
Menurut dia, mobilisasi jamaah pada hari ini berjalan cukup landai dan lancar. Para petugas haji juga sigap untuk membantu para jamaah berkemas dan mengarahkan ke bus.
Salah satunya karena Sebagian besar jamaah haji Indonesia sudah mengambil nafar awal sehari sebelumnya.
Tercatat ada 137.565 jamaah haji Indonesia yang mengambil nafar awal, atau sekitar 68 persen dari total jamaah.
Dia memastikan bahwa jamaah haji akan Kembali ke hotelnya sebelum gelap. “Target keberangkatan nanti, akhir dari nafar tsani, sudah kami tentukan waktunya pukul 16.00,” lanjut jendderal bintang satu TNI AL itu.
Baca Juga: Mina dan Jamarat jadi Fase Terberat Haji, Jamaah Rawan Lupa Arah dan Terpisah
Selepas pukul 16.00, tim satgas mina Bersama tim ad hoc akan melakukan sweeping ke seluruh tenda jamaah haji Indonesia di Mina.
Tujuannya memastikan Kembali bahwa tidak ada jamaah yang masih berada di area tenda mina, termasuk barang bawaannya.
“Andaikan masih ada yang tertinggal, segera akan kita susulkan melalui kendaraan yang ada di sini, untuk kita sampaikan ke kloternya atau ke rombongannya serta ke markaznya masing-masing yang ada di Makkah,” jelasnya.
Ia meminta jamaah untuk tidak keluar dari tenda sebelum jam penjemputan yang ditentukan, sehingga tidak terjadi penumpukan di depan tenda.
Bila belum waktunya dijemput, jamaah diminta untuk tetap tinggal di tenda masing-masing. Yang jelas, sebelum pukul 16.00 jamaah sudah harus terangkut semua.
Baca Juga: Mengenal 3 Jumrah yang Jadi Bagian Ibadah Haji dan Cara Melontarnya
Sementara itu, pantauan JawaPos.com dari pos mobile crisis rescue Jamarat, sejak dini hari jamaah haji Indoensia yang mengambil nafar tsani sudah mulai melontar jumrah.
Mereka tidak datang dengan rombongan besar, melainkan Bersama kelompok-kelompok kecil.
Mereka tidak hanya datang dari Kawasan tenda jamaah haji Indonesia di Mina, Namun juga yang menjalani Tanazul.
“Tadinya saya mau ambil nafar awal, tapi ternyata kaki masih kuat. Jadi saya ambil nafar tsani,” ujar salah seorang jamaah haji di pintu utara Jamarat.
Baca Juga: Jadwal Lontar Jumrah bagi Jamaah Haji Indonesia dan Waktu-Waktu Terlarangnya