← Beranda
7.593 Jamaah Calon Haji Embarkasi Surabaya Sudah Terbang ke Tanah Suci, Ada 7 Kursi Kosong
Novia Herawati• Senin, 27 April 2026 | 21.59 WIB
Ilustrasi proses pemberangkatan jamaah calon haji di Asrama Embarkasi Surabaya. (Humas PPIH Embarkasi Surabaya)

 

JawaPos.com - Memasuki hari ke-7 masa operasional haji 2026, Senin (27/4), Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 7.593 jamaah calon haji ke Tanah Suci. Ribuan jamaah ini tergabung dalam 20 kelompok terbang (kloter).

Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, As’adul Anam mengatakan 7.593 ini sekitar 17 persen dari total keseluruhan jamaah.

"Alhamdulillah, hingga hari ke-7 ini seluruh proses pemberangkatan jemaah berjalan tertib, lancar, dan tepat waktu," tutur As'adul kepada awak media di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Senin (27/4).

Secara kumulatif hingga 26 Mei 2025, jumlah jamaah yang telah diberangkatkan sebanyak 6.833 orang dalam 18 kloter. Pada hari ini, 27 Mei 2025, terdapat tambahan keberangkatan sebanyak 760 orang dari 2 kloter.

"Hari ini kloter 19 dan kloter 20 (dari Ponorogo, Magetan, Sidoarjo, Madiun), masing-masing kloter 380 orang, sehingga total kumulatif hingga hari ini menjadi 7.593 jamaah (yang sudah diberangkatkan)," imbuhnya.

Berdasarkan data jenis kelamin, jamaah calon haji (JCH) Embarkasi Surabaya yang telah diberangkatkan pada musim haji 2026, terdiri atas 2.921 jamaah laki-laki dan 3.154 jamaah perempuan.

Untuk diketahui, pada musim haji 2026, Embarkasi Surabaya melayani pemberangkatan 43.977 jamaah calon haji, terdiri dari 43.513 jamaah dan 464 petugas kloter, serta terbagi dalam 116 kloter.

Embarkasi Surabaya juga menjadi salah satu embarkasi terpadat di Indonesia. Selain jamaah asal 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, embarkasi ini melayani pemberangkatan jamaah asal Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur.

Dalam pelaksanaan operasional, tercatat 7 kursi kosong (open seat) karena beberapa faktor, di antaranya jamaah sakit di rumah sakit sebanyak 3 orang, tunda keberangkatan 1 orang, serta 4 kursi kosong karena alasan teknis.

Baca Juga: Bus Shalawat di Makkah Gratis, Jamaah Haji Dilarang Beri Tips ke Sopir

Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), seluruh 16 kloter yang telah diberangkatkan tercatat berangkat tepat waktu tanpa adanya keterlambatan maupun percepatan jadwal.

"Kami memastikan jemaah yang tertunda keberangkatannya mendapatkan penanganan optimal di embarkasi, sehingga dapat diberangkatkan pada kloter berikutnya setelah dinyatakan layak terbang,” pungkas As'adul. 

EDITOR: Kuswandi