← Beranda
H-1 Keberangkatan: Begini Kondisi Terkini Kesiapan Grand El Hajj Asrama Haji Banten Sambut Jemaah Haji
Ryandi ZahdomoSenin, 20 April 2026 | 21.44 WIB
Asrama Haji Banten, Grand El Hajj, di Cipondoh, Kota Tangerang, siap menerima kedatangan calon jemaah haji 2026, Senin (20/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com – Hitung mundur keberangkatan jemaah haji 2026 telah dimulai. Asrama Haji Banten, Grand El Hajj, yang berlokasi di Cipondoh, Kota Tangerang, kini tengah memacu persiapan akhir demi menyambut tamu-tamu Allah.

Mulai 21 April 2026, asrama haji kebanggaan warga Banten ini akan resmi menerima kedatangan kloter pertama jemaah asal Kota Tangerang. Sejumlah penyempurnaan fasilitas, mulai dari pengerasan jalan, parkir, hingga pembangunan gerai pedagang, terus dikebut.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, Senin (20/4), terlihat puluhan pekerja masih melakukan pekerjaan penyempurnaan akses jalan. Pekerja mulai mencopot papan penyangga pengerasan jalan beton di dalam area Asrama Haji Banten.

Baca Juga: Jangan Bingung! Ini Cara Pakai Toilet untuk Jemaah Haji yang Baru Pertama Kali Naik Pesawat

Pencopotan baru dilakukan lantaran kontrak hibah Pemerintah Kabupaten Tangerang yang baru dimulai pada 10 April 2026. Pekerja juga terlihat mulai merapihkan area parkir disana. Pembangunan gerai untuk berjualan juga terlihat masih dilakukan.

Diketahui, Kementerian Haji dan Umrah memastikan jadwal keberangkatan jemaah dimulai pada 21 April 2026, disusul keberangkatan bertahap hingga 21 Mei 2026. Sebagai titik pemberangkatan perdana di tingkat provinsi, Grand El Hajj bukan sekadar tempat transit, melainkan hub pelayanan terintegrasi yang memprioritaskan kenyamanan jemaah.

Berbeda dengan asrama haji konvensional, Grand El Hajj dirancang dengan fokus pada privasi dan kemudahan. Terdapat dua gedung utama, yakni Gedung Safa dan Gedung Marwah, yang siap menampung total 860 jemaah.

Di Gedung Safa terdapat 100 kamar, sementara di Gedung Marwah ada 115 kamar di delapan lantai. Total kapasitas mencapai sekitar 860 jemaah.

Baca Juga: 6 Zodiak Paling Berpeluang Dapat Pencerahan Selasa 21 April 2026, Saatnya Menata Arah dan Peluang Hidup

Setiap kamar didesain eksklusif dengan kapasitas maksimal empat orang, dilengkapi tempat tidur king size, kamar mandi modern, hingga perlengkapan mandi layaknya hotel profesional. Untuk jemaah dengan kebutuhan khusus, tersedia pula kamar VVIP dan kamar cadangan dengan akses medis.

Demi kelancaran alur jemaah, pengelola juga menerapkan sistem sterilisasi area. Keluarga pengantar tidak diperkenankan masuk ke area asrama untuk memastikan ketertiban.

 

Layanan Satu Pintu yang Memanjakan

Salah satu nilai tambah di Grand El Hajj adalah alur pelayanan yang praktis. Sebanyak 110 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah disiagakan untuk melayani jemaah dari berbagai aspek, mulai dari kesehatan, dokumen, hingga logistik.

Jemaah pun tidak perlu lelah mengurus koper besar. Sistem flow di asrama ini dibuat sangat efisien.

Baca Juga: Jangan Asal Beli, Berikut Tips Aman Pilih Mobil Hybrid Biar Nggak Boncos saat Harga BBM Naik

Ketika turun dari bus, jemaah tidak membawa koper bagasi. Nanti petugas yang akan membawakan masing-masing koper jemaah langsung sampai ke depan pintu kamar mereka.

Efisiensi Waktu dengan Sistem Fast Track

Keunggulan utama Grand El Hajj adalah konektivitas yang dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta (sekitar 25-30 menit) serta penerapan sistem fast track. Segala urusan administrasi, paspor, dan visa diselesaikan tuntas di asrama.

Dengan standar layanan tinggi, diharapkan jemaah bisa lebih tenang dan fokus dalam beribadah.

EDITOR: Bintang Pradewo