JawaPos.com – Gelombang pemberangkatan petugas haji Indonesia yang akan melayani jamaah haji selama di tanah suci dimulai hari ini, Jumat (17/4).
Ratusan personel Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan bertolak dari Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur siang ini untuk berangkat menuju Madinah.
Petugas yang berangkat hari ini akan ditugaskan di bandara dan kota Madinah. Sebab, mereka akan menyambut dan melayani kedatangan jamaah haji gelombang pertama di kota Rasul.
Sementara, petugas haji yang akan ditugaskan di kota Makkah akan diberangkatkan pekan depan, sehari setelah jamaah haji gelombang pertama berangkat.
Baca Juga: 7 Olahraga Ringan Sebelum Haji agar Stamina Kuat, Ibadah Lancar dan Khusyuk
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan, para petugas PPIH Arab Saudi yang berangkat hari ini akan diterbangkan pukul 16.00 dari bandara Soekarno-Hatta Tangerang.
”Rata-rata akan bertugas selama 70 hari di Saudi Arabia. Ada sekitar lebih dari 400 petugas ya, 460 petugas hari ini yang diberangkatkan ke Madinah,” terang Dahnil usai apel pelepasan petugas, Jumat (17/4).
Para petugas di daerah kerja Madinah dan Bandara menjadi yang terlama bertugas. Mereka baru kembali ke tanah air setelah seluruh jamaah haji pulang dari tanah suci.
Dahnil menjelaskan, para petugas haji gelombang pertama akan dipersiapkan untuk berbagai skema kontigensi alias kedaruratan.
”Sebagian besar yang berangkat pertama adalah tim Linjam (perlindungan jamaah), dan mereka terdiri dari TNI, Polri. Kemudian ada teman-teman wartawan yang juga bertugas, dan teman-teman yang bertugas di bandara.
Baca Juga: Kumpulan Doa Lengkap untuk Ibadah Haji, Panduan Penting agar Lebih Khusyuk di Tanah Suci
Kepada para petugas baik yang berangkat hari ini maupun pekan depan, Dahnil berpesan agar menjaga Kesehatan fisik dan mental.
Sebab, penugasan melayani jamaah haji selama 70 hari adalah waktu yang sangat lama untuk ukuran petugas dari kalangan sipil
”Kalau teman-teman tentara dan polisi sudah biasa mereka operasi 3 bulan,” lanjut mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu. Karena itulah, pelatihan kepada petugas haji diberikan selama satu bulan.
Para petugas haji dituntut untuk selalu siaga melayani jamaah haji. Mereka harus peka mengenali jamaah yang berpotensi mengalami kesulitan selama di tanah suci, dan segera memberikan solusi.
Baca Juga: 10 Barang Wajib Haji yang Tak Boleh Tertinggal, Jamaah Wajib Catat!