← Beranda
Menguras Tenaga, Ini Tips Aman Bagi Jemaah Haji Lansia Jalani Ibadah Sa'i
Sabik Aji Taufan• Senin, 12 Juni 2023 | 13.18 WIB
Dua dokter memeriksa jemaah haji yang memiliki potensi untuk sakit (risti) di Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (9/6).
JawaPos.com - Para jemaah haji tengah memasuki fase ibadah Sa'i. Periode ini memerlukan ketahanan fisik dari para jemaah agar bisa menjalaninya.
 
Bagi jemaah yang tergolong kategori risiko tinggi (risti) dan lanjut usia butuh strategi tersendiri agar bisa menjalankan ibadah umrahnya dengan baik dan aman.
 
“Tips berikut bisa dilakukan jemaah risti dan lansia saat menjalankan Sa’i. Jemaah bisa menggunakan metodenya istirahat-istirahat,” kata Juru Bicara PPIH Pusat Ramadhan Harisman di Jakarta, Senin (12/6).
 
Baca Juga: Supaya Lebih Untung, Ganjar Ingatkan Anak Muda Daftarkan Karyanya Sebagai HKI
 
“Dari Safa ke Marwa jemaah harus jalan kaki kurang lebih 400 meter. Saat jalan dari Safa ke Marwa, sejenak berhenti, istirahat dulu, berdoa 2 menit untuk menurunkan denyut nadi,” sambungnya. 
 
Ramadahan menjelaskan, penting bagi jemaah memberikan kesempatan jantung istirahat supaya tidak terlalu terforsir. Kemudian baru melanjutkan perjalanan, lalu setiap putaran harus istiratahat. Sa’i memang bisa selesai lebih lama, tapi aman bagi jemaah.
 
Baca Juga: Hutan Jati di Taman Nasional Baluran Situbondo Terbakar
 
“Karenanya, sebaiknya jemaah yang masih muda dan sehat untuk mendampingi jemaah risti dan lansia agar tidak tertinggal dengan kelompok jemaahnya,” imbuhnya.
 
Jemaah yang memiliki riwayat penyakit jantung dan PPOK atau Penyakit Paru Osbstruktif Kronis disarankan memakai kursi roda, arena rawan terhadap serangan jantung. Kondisi ini harus mendapat perhatian dari petugas.
 
Baca Juga: Satu Jemaah Haji Asal Manokwari Meninggal Dunia di Madinah
 
Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga 10 Juni 2023, pukul 24.00 WIB, jumlah total kedatangan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi berjumlah 118.541 orang atau 308 kelompok terbang. 
 
“Jumlah jemaah dan petugas yang didorong hari ini dari Madinah ke Mekkah sebanyak 6.270 orang atau 16 kloter,” katanya. 
EDITOR: Banu Adikara