← Beranda
Apple Diramal Kewalahan Penuhi Permintaan iPhone Lipat, Stok Awal Disebut Sangat Terbatas
Nanda Prayoga• Selasa, 7 Juli 2026 | 04.18 WIB
Ilustrasi iPhone lipat. (GSM Arena)

JawaPos.com - Analis Apple, Ming-Chi Kuo, memprediksi calon ponsel lipat pertama Apple yang sementara ini dirumorkan bernama iPhone Ultra atau iPhone Fold akan langsung diburu pasar saat resmi meluncur. Namun, tingginya permintaan diperkirakan tidak akan diimbangi dengan ketersediaan stok pada masa awal penjualan.

Seperti dilansir dari Engadget, berdasarkan survei industri terbaru yang dilakukan Kuo, Apple diperkirakan hanya mampu memproduksi sekitar 500 ribu hingga 1 juta unit iPhone lipat pada fase awal setelah peluncuran yang diperkirakan berlangsung pada akhir kuartal ketiga 2026.

Menurutnya, keterbatasan produksi tersebut disebabkan oleh kompleksitas desain lipat yang masih menjadi tantangan dalam proses manufaktur awal.

Baca Juga: Sudah Berikan Keterangan di Kasus Ujaran Kebencian, Ikatan Keluarga Minang Berharap Bareskrim Segera Periksa Abu Janda

Kuo membandingkan situasi ini dengan peluncuran iPhone X pada 2017. Saat itu, Apple juga menghadapi hambatan produksi karena menghadirkan berbagai inovasi baru, mulai dari layar OLED penuh, notch, hingga sistem kamera TrueDepth untuk Face ID.

Meski demikian, Apple diyakini akan meningkatkan kapasitas produksinya secara bertahap. Setelah kuartal pertama penjualan, perusahaan diperkirakan mampu mengirimkan sekitar 7 hingga 8 juta unit hingga akhir 2026.

Menariknya, tingginya harga jual yang diperkirakan mencapai USD 2.500 atau sekitar Rp40 jutaan tidak diprediksi akan mengurangi minat konsumen.

Berdasarkan diskusi Kuo dengan operator seluler, saluran distribusi, dan pengecer, permintaan terhadap iPhone lipat diperkirakan tetap sangat tinggi hingga akhir 2026. Bahkan, perangkat tersebut disebut berpotensi habis terjual segera setelah masa pre-order dibuka.

Baca Juga: Resmi! Pratama Arhan Gabung Persija Jakarta hingga 2029

Kuo memperkirakan konsumen harus menunggu hingga enam minggu atau lebih untuk memperoleh perangkat tersebut, terutama menjelang Desember 2026.

"Pasokan awal yang langka, desain yang sangat mudah dikenali, dan pengalaman pengguna yang inovatif semuanya akan mendukung harga jual kembali premium dalam jangka pendek," ujar Kuo.

Meski demikian, laporan tersebut masih sebatas prediksi. Hingga kini Apple belum mengonfirmasi keberadaan ponsel lipat pertamanya maupun nama resmi perangkat tersebut.

Namun, kemunculan sejumlah kode dalam versi beta iOS 27 semakin memperkuat spekulasi. Di dalam sistem operasi tersebut ditemukan istilah seperti "foldState", "angleDegrees", serta variabel yang mengindikasikan dukungan untuk perangkat dengan lebih dari satu layar bawaan.

Berdasarkan berbagai rumor yang beredar, iPhone lipat Apple diperkirakan mengusung layar luar berukuran 5,5 inci dan layar utama 7,8 inci saat dibuka. Ukuran tersebut sedikit lebih kecil dibandingkan iPad mini yang memiliki layar 8,3 inci.

Baca Juga: Bruno Moreira Pulang ke Gelora Bung Tomo? Port FC Siap Hadapi Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2026

Perangkat itu juga dikabarkan memiliki desain yang lebih lebar saat dibuka dibandingkan Samsung Galaxy Z Fold 7. Apple disebut akan menggunakan panel OLED fleksibel yang dipadukan dengan pelat penyangga logam hasil pengeboran laser untuk mendistribusikan tekanan secara lebih merata, sehingga lipatan layar diklaim nyaris tidak terlihat.

EDITOR: Bintang Pradewo