← Beranda
Penampilan Olivia Rodrigo dengan Gaun Babydoll dalam Promo 'Drop Dead' Banjir Kritik Publik
Risma Azzah FatinSenin, 18 Mei 2026 | 18.42 WIB
Olivia Rodrigo (Instagram @elleindia)

 

 

JawaPos.com – Olivia Rodrigo kembali menjadi sorotan publik setelah busana yang dikenakannya saat mempromosikan singel terbaru bertajuk Drop Dead menuai beragam kritik di media sosial.

Dilansir dari laman The Body Optimist pada Minggu (17/5), Penyanyi pop-rock asal Amerika Serikat itu tampil mengenakan gaun babydoll bermotif bunga kecil yang dipadukan dengan sepatu bot tebal serta kaus kaki putih dalam sebuah acara promosi musik.

Penampilan tersebut justru memicu perdebatan luas, hingga pilihan busananya menjadi topik viral di berbagai platform digital.

Busana bergaya babydoll yang dikenakan Olivia dinilai sebagian pengguna internet terlalu pendek dan dianggap menghadirkan kesan kekanak-kanakan. Tidak sedikit komentar di media sosial yang menyebut gaya tersebut tidak sesuai dengan citra bintang pop dewasa.

Kritik terhadap pakaian itu bahkan berkembang menjadi perdebatan mengenai batasan gaya berpakaian artis perempuan di ruang publik.

Gaun babydoll yang digunakan Olivia sebenarnya memiliki sejarah panjang dalam dunia mode dan pernah populer di kalangan figur budaya populer.

Model pakaian itu sempat dikenakan sejumlah ikon perempuan sebagai simbol kebebasan berekspresi sekaligus bentuk perlawanan terhadap standar berpakaian konservatif.

Karena itu, sebagian pengamat menilai kritik terhadap Olivia terlalu berlebihan dan mengabaikan konteks artistik di balik pilihan fesyen tersebut.

Perdebatan mengenai busana Olivia Rodrigo juga kembali memunculkan pembahasan tentang standar ganda terhadap artis perempuan.

Banyak pihak menilai penyanyi wanita lebih sering menerima penilaian terhadap penampilan fisik dibanding apresiasi atas kualitas karya maupun kemampuan vokalnya.

Situasi yang dialami Rodrigo dianggap memperlihatkan bagaimana pilihan busana perempuan di ruang publik kerap diperlakukan sebagai bahan penghakiman kolektif.

Meski menjadi sasaran kritik, Olivia Rodrigo tetap mempertahankan pendekatan artistiknya melalui fesyen yang dianggap mewakili karakter musiknya. Penampilan dalam promosi singel Drop Dead dipahami sebagai bagian dari ekspresi visual yang memperkuat identitas kreatif sang penyanyi.

Bagi sebagian penggemarnya, perpaduan unsur lembut dan nuansa pemberontakan dalam gaya Olivia justru menjadi daya tarik tersendiri.

EDITOR: Novia Tri Astuti