JawaPos.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan laboratorium sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ditemukan adanya bakteri.
Sampel ini diperiksa setelah ratusan santri di Ponpes Manbaul Hikam, Tanggulangin, keracunan massal usai menyantap menu MBG.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina mengungkapkan, apa yang disampaikan Ketua Satgas MBG Sidoarjo, M Ainur Rahman, adalah benar. Dari sejumlah sampel yang diperiksa, hasil pemeriksaan laboratorium mengungkapkan ada di antaranya yang terkontaminasi bakteri.
Baca Juga: Rombongan Pegawai Dinas Peternakan Ditembak KKB, Polisi Perketat Pengamanan di Jayawijaya
"Seperti yang sdh dirilis Ka Satgas MBG Sidoarjo," kata Lakhsmie kepada JawaPos.com, Jumat (11/10).
Namun demikian, Lakhsmie enggan mengungkapkan jumlah sampel yang diuji di laboratorium maupun bagian-bagian yang positif terkontaminasi bakteri. Ia juga tidak mengungkapkan jenis bakteri yang ditemukan tersebut.
Lakhsmie hanya mengungkapkan sejumlah langkah yang bakal diambil setelah adanya temuan itu. Di antaranya penertiban pengajuan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan menyarankan SPPG yang belum memilikinya untuk segera mengajukan.
Langkah lain yang akan diambil adalah meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten sidoarjo.
"Penertiban pengajuan SLHS, peningkatan komunikasi dan koordinasi dengan Korwil SPPG Sidoarjo, menyarankan SPPG yg belum mempunyai SLHS segera mengajukan," ujarnya.