← Beranda
Ramai soal Lagu Jogja Istimewa, Tim Prabowo: Spontanitas Saja
Sari HardiyantoRabu, 16 Januari 2019 | 00.50 WIB
LAPOR POLISI: Marzuki Mohamad, pencipta lagu Jogja Istimewa di Mapolda DIJ, Selasa (15/1).

JawaPos.com - Lagu 'Jogja Istimewa' yang sempat viral di media sosial karena digunakan untuk mendukung Capres Prabowo Subianto bukan dilakukan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN). Namun oleh Emak-emak atau ibu-ibu relawan pendukung Capres nomor urut 02 itu untuk mengisi suatu acara lokal.


Hal itu diungkapkan oleh Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi DIJ, Dharma Setiawan kepada JawaPos.com, Selasa (15/1). "Itu bukan dari perencanaan BPN (Badan Pemenangan Nasional). Spontanitas saja," kata dia.


Dharma mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Desember 2018 silam. Saat ada suatu kegiatan di salah satu tempat di Jogjakarta. "Saya lupa tanggalnya, karena saya tidak hadir. Sebetulnya itu pertemuan beberapa relawan perempuan, lomba yel-yel. Setiap kelompok membuat yel-yel yang kreatif," katanya.


Kemudian ada kelompok yang memakai lagu Jogja Istimewa karena sangat populer. Persepsi dari kelompok itu karena sudah sangat terkenal, semua orang bisa menyanyikannya. "Dipikir itu lagu yang bisa dinyanyikan semua orang, dan dipersepsikan begitu. Kemudian disesuaikan dengan Prabowo-Sandi," katanya.


Namun kemudian ada yang merekamnya, dan menjadi viral di media sosial. Pencipta lagu itu pun merespons dan menyayangkannya. "Pencipta lagu merasa kenapa lagunya digunakan untuk kepentingan kelompok," katanya.


Lanjut Dharma, pihaknya mengapresiasi atas langkah yang dilakukan pencipta lagu. Yakni melaporkan ke kepolisian, karena memang merupakan haknya. "Tapi kami pastinya akan memberikan bantuan kepada relawan kami," ucapnya.


Untuk diketahui, Marzuki Mohamad memberikan laporan ke Polda DIJ pada Selasa (15/1). Zuki merasa keberatan karena lagu yang diciptakannya dipakai kampanye dukungan Pilpres 2019 ini. "Kami akan menindaklanjuti dan mendalami laporannya, memeriksa saksi-saksi," kata Kabid Humas Polda DIJ, AKBP Yuliyanto.


Lagu Jogja Istimewa yang diganti liriknya itu videonya beredar di media sosial baru-baru ini. Dalam video itu dinyanyikan oleh 'Emak-emak' atau Ibu-ibu mendukung pasangan Capres Prabowo Subianto.

EDITOR: Sari Hardiyanto