JawaPos.com – Jajaran Polda Sumsel melalui Subdit III Jatanras Ditreskrimum melakukan razia preman di Kota Palembang, Senin (16/7). Hasilnya 124 preman berhasil diamankan.
Beberapa di antaranya bahkan harus diamankan lantaran kedapatan membawa minuman keras jenis tuak sebanyak satu jeriken dan narkoba jenis sabu.
Selain sebagai cipta rasa kondisi, operasi preman tersebut dilakukan guna memberikan kenyamanan terkait pelaksanaan Asian Games yang sudah di depan mata.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, razia yang dilakukan pihaknya merupakan operasi cipta kondisi untuk memberantas kejahatan jalanan menjelang Asian Games pada Agustus mendatang.
Daerah yang disisir yakni Kawasan Pasar Cinde, Jalan Kolonel Atmo, Jalan Jenderal Sudirman, Pasar 16 Ilir, Jalan Angkatan 45, dan Jalan Pingpong.
"Kejahatan jalanan ini merupakan cikal bakal kejahatan besar. Jadi kami harus berantas sendiri mungkin," katanya saat ditemui di Mapolda Sumsel, Senin (16/7).
Preman yang diamankan ini mulai dari muda hingga tua dengan rentan usia 15-60 tahun. Selain itu, kebanyakan preman ini dari juru parkir yang menjaga lahan di kawasan dilarang parkir.
Preman ini akan diberikan pembinaan dan membuat pernyataan untuk tidak melakukan aksi premanisme lagi ke depannya. Dari data sementara, ratusan preman ini tidak ada yang pernah melakukan tindak pidana.
"Kami sudah catat semua identitasnya, jadi apabila melakukan tindak pidana kami langsung tangkap dan berikan tindakan tegas," tutupnya.