← Beranda
Apple Ancam Hapus Aplikasi "Asal Jadi", dari Wallpaper hingga Efek Suara
Nanda PrayogaJumat, 12 Juni 2026 | 06.30 WIB
Tampak Apple Store di Manhattan, New York.

 

JawaPos.com - Apple memberi sinyal bahwa tidak semua aplikasi akan bisa bertahan selamanya di App Store. Dalam pembaruan terbaru Pedoman Peninjauan Aplikasi (App Review Guidelines) yang diumumkan pekan ini, perusahaan menyatakan bahwa aplikasi dalam kategori yang sudah sangat umum berpotensi dihapus apabila tidak lagi diperbarui, ditingkatkan, atau gagal menarik minat pengguna.

Sebelumnya, aturan Apple hanya menegaskan bahwa aplikasi tiruan atau aplikasi yang masuk ke kategori yang sudah terlalu padat dapat ditolak.

Seperti dilansir dari TechCrunch, pada versi lama pedoman tersebut, Apple bahkan secara spesifik menyebut kategori seperti aplikasi kentut, sendawa, senter, ramalan, kencan, permainan minum, hingga Kama Sutra sebagai jenis aplikasi yang umumnya tidak diterima kecuali mampu menghadirkan pengalaman yang unik dan berkualitas tinggi.

Kini, ketentuan tersebut diperluas. Bersamaan dengan gelaran WWDC, Apple memperbarui bahasanya dengan mengingatkan pengembang agar tidak sekadar membuat variasi dari aplikasi populer atau kategori yang sudah mapan. Selain kategori yang sebelumnya disebutkan, Apple juga menyoroti aplikasi wallpaper, timer sederhana, dan efek suara.

Baca Juga: 7 Perbedaan Ferry Merak-Bakauheni Kelas Eksekutif dan Reguler, Mana yang Lebih Nyaman?

Dalam pedoman baru itu, Apple menyatakan dapat menghapus aplikasi-aplikasi semacam ini dari App Store di masa mendatang jika tidak mengalami pembaruan, peningkatan kualitas, atau tidak mampu mempertahankan ketertarikan pengguna.

Menurut perusahaan, kategori-kategori tersebut sudah memiliki banyak pilihan di App Store sehingga aplikasi baru hanya akan diterima apabila menawarkan pengalaman yang jauh lebih baik atau berbeda secara signifikan.

Perubahan kebijakan ini sejalan dengan upaya Apple meningkatkan sistem penemuan aplikasi di App Store. Pada WWDC, perusahaan memperkenalkan berbagai fitur baru, termasuk rekomendasi aplikasi yang lebih personal serta alat pemasaran untuk membantu pengembang menjangkau pengguna dan mengembangkan bisnis mereka.

Dengan mengurangi jumlah aplikasi yang dianggap kurang berkualitas, Apple berharap pengguna lebih mudah menemukan aplikasi yang benar-benar bernilai.

Apple juga menilai aplikasi seperti permainan minum, Kama Sutra, serta aplikasi kentut dan sendawa sebagai contoh aplikasi yang minim kualitas dan inovasi. Perusahaan memperingatkan bahwa pengembang yang terus-menerus mengajukan aplikasi semacam itu berisiko kehilangan akses ke Program Pengembang Apple.

Apple menjelaskan bahwa mereka telah memiliki mekanisme App Store Improvements yang akan memberi notifikasi kepada pengembang ketika aplikasi dinilai usang atau memiliki jumlah unduhan yang rendah. Dengan demikian, pengembang masih memiliki kesempatan untuk melakukan perbaikan sebelum aplikasinya berpotensi dihapus.

Baca Juga: Mirip Honda Vario Lawas, Kawasaki Brusky 125 Meluncur dengan Harga Lebih Mahal

Secara keseluruhan, pembaruan pedoman ini memperjelas bahwa aplikasi yang masuk dalam kategori yang dikenal sebagai "aturan aplikasi kentut" kini tidak hanya berisiko ditolak saat pengajuan, tetapi juga dapat dicabut dari App Store jika tidak menunjukkan perkembangan atau nilai tambah yang memadai.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan