← Beranda
Kekayaan Tak Lekang Waktu! 7 Weton Unggulan Bernasib Paling Beruntung, Sejak Muda Harta Selalu Bergulir di Dekatnya Menurut Primbon Jawa
Irfan FerdiansyahRabu, 22 Oktober 2025 | 05.14 WIB
seseorang yang kekayaannya tak lekang waktu./Freepik/kues1

JawaPos.com - Dalam pandangan masyarakat Jawa, weton bukan sekadar tanggal lahir, melainkan cerminan energi hidup seseorang—membawa rezeki, jodoh, watak, hingga nasib di masa depan.

Sejak ratusan tahun silam, primbon Jawa meyakini bahwa kombinasi hari dan pasaran kelahiran memiliki kekuatan spiritual yang membentuk jalan hidup seseorang.

Dan di antara sekian banyak weton, ada tujuh yang disebut paling beruntung dalam urusan harta dan kesejahteraan.

Mereka seolah dilahirkan dengan “magnet rezeki”—uang mudah datang, peluang tak sulit dijemput, dan keberuntungan seakan menempel di setiap langkahnya.

Dilansir dari Youtube Ngaos Jawa pada Senin (20/10), terdapat tujuh weton unggulan yang disebut membawa kekayaan tak lekang waktu, berdasarkan warisan kebijaksanaan primbon Jawa.

1. Kamis Wage — Si Magnet Rezeki dari Alam

Baca Juga: Pemprov DKI Inginkan Mobil Listrik Kena Pajak Tahun Depan, Selama Ini Potensi Raih Rp 3 Triliun Sirna

Weton Kamis Wage dikenal memiliki aura keseimbangan antara logika dan intuisi.

Orang yang lahir di bawah weton ini biasanya berjiwa tenang, tidak mudah panik, dan selalu punya cara elegan untuk keluar dari kesulitan.

Dalam primbon, Kamis Wage sering dikaitkan dengan “bumi yang subur”—artinya setiap langkahnya membawa hasil.

Mereka sering kali menjadi sosok yang sukses di bidang perdagangan, pertanian, atau bisnis yang berhubungan dengan tanah dan properti.

Rezeki datang bukan karena keberuntungan semata, tetapi dari kebijaksanaan mereka mengelola kesempatan.

Begitu menemukan peluang kecil, mereka mampu menjadikannya ladang emas.

Baca Juga: Jika Orang yang Berusia Lebih dari 40 Tahun Masih Sering Bersitegang dengan Customer Service, Biasanya Mereka Memiliki 7 Kepribadian Ini

2. Rabu Pahing — Sang Pemimpin Alamiah

Rabu Pahing disebut sebagai weton yang membawa tuah wibawa.

Orang-orang kelahiran ini punya daya tarik kuat dan sering kali mendapat kepercayaan besar sejak muda.

Mereka pintar mengatur, berani mengambil risiko, dan mampu membaca situasi ekonomi dengan insting tajam.

Dalam dunia bisnis atau karier, mereka biasanya menanjak cepat karena kombinasi antara kecerdasan analitis dan keberanian bertindak.

Tak heran jika banyak pemimpin perusahaan, pejabat, atau pengusaha sukses berasal dari weton ini.

Rezekinya cenderung lancar dan jarang benar-benar jatuh miskin—karena selalu ada jalan untuk bangkit.

3. Jumat Legi — Dikaruniai Aura Keberlimpahan

Weton Jumat Legi dipercaya memiliki pancaran energi Venus, planet keindahan dan kemakmuran.

Orang dengan weton ini biasanya berparas menawan, murah hati, dan disukai banyak orang.

Dari sisi finansial, mereka sering mendapatkan rezeki dari relasi dan keberuntungan tak terduga.

Kadang uang datang dari arah yang tidak disangka—bonus besar, warisan, atau peluang bisnis yang tiba-tiba muncul.

Namun, primbon juga mengingatkan agar mereka belajar menahan diri; karena sifatnya yang dermawan, rezeki cepat datang tapi juga cepat pergi bila tak diatur.

Bila mampu menyeimbangkan pengeluaran dan investasi, Jumat Legi bisa hidup berkecukupan hingga usia senja.

4. Selasa Kliwon — Si Pemikat Peluang

Weton Selasa Kliwon membawa energi “pencari jalan terang.”

Orang kelahiran ini dikenal kreatif, cerdas membaca tren, dan sering menemukan ide yang mendahului zaman.

Mereka seperti magnet bagi peluang finansial yang inovatif.

Banyak di antara mereka sukses di bidang seni, teknologi, dan wirausaha.

Bahkan dalam kondisi sulit, mereka tetap bisa menciptakan sumber rezeki baru dari hal yang tampak sepele.

Tak heran primbon menyebut weton ini sebagai “penjelma keberuntungan yang tak bisa ditahan”.

5. Minggu Pon — Lahir dengan Cahaya Rezeki

Orang berweton Minggu Pon digambarkan sebagai pribadi bersemangat, mandiri, dan pantang menyerah.

Dalam primbon Jawa, mereka diibaratkan sebagai matahari pagi—membawa terang bagi diri sendiri dan orang lain.

Sejak muda, mereka kerap mendapat dukungan dari lingkungan atau atasan yang percaya pada kemampuan mereka.

Rezekinya mengalir karena kerja keras, bukan semata keberuntungan.

Namun yang membuat mereka istimewa adalah timing yang selalu tepat; setiap usaha seolah mendapat momen pas untuk berkembang.

Ketika orang lain masih meraba arah, mereka sudah lebih dulu memanen hasil.

6. Sabtu Kliwon — Punya Tuah Spiritual dan Finansial

Sabtu Kliwon termasuk weton yang dianggap “bertuah ganda”—selain kuat secara spiritual, juga beruntung secara material.

Energi mistis yang mengelilinginya membuat orang lain sering menaruh hormat atau kagum.

Dalam urusan rezeki, mereka sering mendapat keberkahan dari arah yang sulit dijelaskan.

Kadang melalui jalan spiritual, doa, atau pertemuan dengan orang penting yang membuka pintu besar.

Bila mereka mampu menjaga kesucian niat dan tidak serakah, hidupnya akan terus berkecukupan tanpa kekurangan berarti.

7. Senin Pon — Rezeki Mengalir Lembut Sepanjang Usia

Senin Pon adalah simbol kestabilan dan ketekunan.

Orang yang lahir di bawah weton ini dikenal rajin, sabar, dan tidak mudah tergoda oleh kemewahan sesaat.

Dalam primbon, Senin Pon disebut “pemelihara rezeki”—mereka bukan tipe yang cepat kaya, tapi kekayaannya tahan lama.

Mereka tahu cara mengelola uang, berinvestasi bijak, dan menabung di waktu yang tepat.

Ketika orang lain naik turun secara finansial, Senin Pon tetap tenang karena fondasi ekonominya kokoh.

Rezekinya mengalir seperti sungai—tidak deras, tapi pasti dan terus berkelanjutan.

Kesimpulan: Rezeki yang Datang dari Watak dan Kebijaksanaan

Tujuh weton unggulan ini bukan semata takdir keberuntungan, melainkan cerminan harmoni antara karakter, tindakan, dan energi semesta.

Primbon Jawa mengajarkan bahwa rezeki bukan hanya soal uang, tetapi juga tentang kemampuan menjaga keseimbangan batin dan niat baik dalam berkarya.

Siapa pun bisa belajar dari mereka yang berweton unggulan—bahwa kekayaan sejati tak lekang waktu, karena tumbuh dari kebijaksanaan mengelola hidup.

Rezeki datang bukan hanya kepada yang beruntung, tapi kepada mereka yang tahu cara menghargai setiap kesempatan dengan hati yang bersyukur.

EDITOR: Hanny Suwindari