← Beranda

4 Weton yang Punya Kemampuan Menyembuhkan atau Asto Husodo, Punyamu Termasuk?

Intan PuspitasariSabtu, 5 April 2025 | 04.19 WIB
Ilustrasi weton penyembuh. (Freepik)

JawaPos.com - Dalam kehidupan masyarakat Jawa, weton bukan sekadar perhitungan hari lahir, tetapi juga dipercaya memiliki makna mendalam terkait kepribadian, nasib, dan bahkan kemampuan spiritual seseorang. Weton yang dianggap memiliki keistimewaan luar biasa adalah weton penyembuh atau yang dikenal sebagai Asto Husodo.

Orang-orang dengan weton penyembuh dipercaya memiliki energi penyembuhan alami yang kuat. Mereka bisa membantu mneyembuhkan orang lain baik secara fisik, mental, maupun spiritual.

Dalam kitab Primbon Jawa, mereka yang lahir dengan weton penyembuh ini didampingi oleh khodam penyembuh. Konon, kodam ini merupakan perwujudan energi dari Sunan Murya, salah satu wali yang dikenal memiliki kemampuan penyembuhan luar biasa. Lantas, weton apa saja yang termasuk dalam kategori ini? Yuk, kita bahas satu per satu!

1. Jumat Wage

Weton pertama yang memiliki energi penyembuhan luar biasa adalah Jumat Wage, dengan jumlah neptu 10 (Jumat = 6, Wage = 4). Orang yang lahir pada weton ini memiliki sifat lembut, penuh belas kasih, dan tidak ragu membantu sesama. Mereka tidak hanya menolong dalam bentuk materi, tetapi juga memberikan dukungan emosional dan spiritual bagi orang-orang di sekitar mereka.

Dibawah naungan Lintang Maglut, mereka memiliki hati yang tulus dan jujur. Kepekaan mereka terhadap penderitaan orang lain membuat mereka menjadi sosok yang sering menjadi tempat curhat atau panutan.

2. Selasa Pon

Pemilik weton Selasa Pon juga masuk dalam kategori penyembuh alami. Dengan neptu 10 (Selasa = 3, Pon = 7), mereka dikenal sebagai pribadi tenang, meneduhkan, dan memiliki energi positif yang menular.

Orang-orang dengan weton ini cenderung menjadi pemuka agama, praktisi pengobatan alternatif, atau bahkan psikolog, karena mereka mampu memahami dan menyembuhkan luka batin orang lain.

Mereka dinaungi oleh watak Sanggar Waringin, yang melambangkan sosok pelindung dan tempat berlindung. Mereka memiliki hubungan yang erat dengan alam dan sering kali merasa nyaman berada di tempat-tempat yang memiliki energi alami yang kuat seperti hutan, gunung, atau pantai.

3. Senin Legi

Dengan neptu 9 (Senin = 4, Legi = 5), orang yang lahir pada weton Senin Legi memiliki ketenangan batin yang luar biasa. Mereka adalah sosok yang tidak mudah marah, selalu berpikir sebelum bertindak, dan cenderung menghindari konflik. Hal ini membuat mereka sering menjadi penasihat, mediator, atau penyembuh spiritual.

Selain memiliki indra keenam yang tajam, mereka juga mampu merasakan energi orang lain bahkan sebelum orang tersebut mengungkapkan isi hatinya. Banyak dari mereka yang akhirnya tertarik pada dunia metafisika, spiritual, atau pengobatan alternatif.

4. Minggu Legi

Terakhir, pemilik weton Minggu Legi dengan neptu 10 (Minggu = 5, Legi = 5) memiliki aura kepemimpinan yang kuat. Mereka tenang, bijaksana, dan selalu membawa ketenangan bagi orang-orang di sekitar mereka. Sering kali, mereka menjadi tokoh panutan di lingkungan mereka, baik secara formal maupun informal.

Mereka juga memiliki indra keenam yang kuat, mampu merasakan kesulitan orang lain, dan sering kali memberikan bantuan secara alami tanpa diminta. Selain itu, mereka juga dikenal dengan kemampuan penyembuhan melalui sentuhan tangan. Orang-orang yang memiliki weton ini dipercaya mampu menyalurkan energi penyembuhan kepada orang lain, baik secara fisik maupun spiritual.

Jika kamu termasuk dalam salah satu weton ini, gunakanlah potensi yang diberikan oleh Gusti Allah dengan sebaik-baiknya. Dengan niat yang tulus dan ikhlas, kemampuan penyembuhan ini bisa menjadi jalan untuk memberikan manfaat bagi banyak orang.

Kepercayaan ini mengajarkan kita bahwa setiap orang memiliki peran dan tanggung jawab dalam kehidupan. Sebagai weton penyembuh, seseorang tidak hanya bertugas untuk menolong secara fisik, tetapi juga menjaga keseimbangan energi dalam semesta ini. Jika kamu merasa memiliki ciri-ciri di atas, cobalah untuk lebih mengenali dan mengasah potensimu agar bisa membantu sesama dengan lebih baik!

(*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah