← Beranda

Jangan Panik! Ini 11 Daftar Wilayah Surabaya yang Rawan Banjir Rob

Novia HerawatiSabtu, 4 Januari 2025 | 05.26 WIB
Sejumlah warga beraktivitas di tengah derasnya bnajir rob yang memenangi kawasan Jalan Pluit Karang, Jakarta Utara, Senin (16/12/2024). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
 
JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya memberikan perhatian khusus kepada cuaca ekstrem yang masih kerap melanda. Salah satunya terkait pasang air laut.
 
Pasalnya, gelombang tinggi tersebut mengakibatkan banjir rob yang merendam pemukiman warga di kawasan pesisir Kota Surabaya. Hal ini dikonfirmasi oleh Kalaksa BPBD Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro.
 
Pria yang akrab disapa Hebi itu mengatakan bahwa setidaknya ada 11 titik di Surabaya yang rawan mengalami banjir rob. Diantaranya wisata Sontoh Laut, Greges Gang Makam, Greges Timur RT 1 sampai RT 3.
 
Baca Juga: Dapat Teror, Rumah Fitri Salhuteru Diganjar 2 Peluru, Tembus Kaca
 
Kemudian Romokalisari Gang Umbas RW 3, Kampung Gendong, Kampung Nelayan Kalianak RT 1 dan RT 2, Kampung Nelayan Ngoro Krembangan RW 8, sekitar BMKG Tanjung Perak Kalimas Baru, Kampung Nelayan Nambangan.
 
"Kampung Nelayan Sukolilo sisi Jembatan Suroboyo, Wisma Tirta Agung 2 dan 3. Biasanya air naik jam 9-10 malam. Terus jam 12 malam mulai surut, jam 4 tidak ada genangan," tutur Hebi di Surabaya, Jumat (3/1).
 
Selain siaga di 11 titik rawan banjir rob tersebut, BPBD Surabaya juga terus melakukan update prediksi cuaca dari BMKG, untuk kemudian disebarluaskan ke pihak kecamatan hingga kelurahan.
 
"Sehingga, masyarakat bisa mengetahui keadaan cuaca terbaru. Kami imbau masyarakat untuk meminimalisir kegiatan di luar rumah apabila tidak terlalu dibutuhkan," imbuh Kalaksa BPBD Surabaya itu.
 
Baca Juga: Mikel Arteta Siap Datangkan Striker untuk Perkuat Lini Serang Arsenal
 
Hebi juga meminta masyarakat untuk menghindari aktivitas memancing atau berenang di sungai ketika hujan. Lalu, Hindari berteduh di bawah reklame, pohon, atau bangunan yang mudah runtuh.
 
"Cek atap rumah. Sebab, hampir ketika hujan disertai angin, ada saja atap rumah warga di Surabaya yang ambrol. Apabila ada air masuk rumah, tolong listrik juga segera dimatikan," tutur Hebi.
 
Apabila masyarakat mengalami keadaan gawat darurat, Hebi mengimbau agar segera menghubungi Command Center 112 atau nomor WA 081358451112, untuk penanganan lebih lanjut.
EDITOR: Bintang Pradewo