JawaPos.com – Sambut hari raya idul fitri yang tinggal menghitung hari, flyover Aloha Sidoarjo tawarkan dekorasi dan nuansa baru berupa lukisan mural yang terpampang di pilar-pilar jalan layang baru tersebut.
Baca Juga: Jalin Kolaborasi untuk Pengembangan Infrastruktur Pendidikan Muhammadiyah di Garut
Dilansir Radar Sidoarjo (JawaPos Grup), Minggu (31/3), mural tersebut nampak indah dengan menampilkan gambar udang dan bandeng, serta tarian khas Kota Delta, yang merupakan ikon-ikon Kabupaten Sidoarjo.
Menurut pantauan Radar Sidoarjo, mural bergambar udang dan bandeng itu berada di dua pilar yang berbeda. Namun, keduanya didominasi oleh warna biru.
Sementara itu, ada satu pilar lagi dengan dominasi warna oranye yang menampilkan seorang penari yang sedang melakukan tarian Banjar Kemuning yang merupakan khas Sidoarjo.
Nuansa ciamik yang disuguhkan lukisan mural tersebut tampaknya seperti baru saja di gambar baru-baru ini. Sebab, masih terlihat plastik yang membungkus pilar tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kebersihan, dan Ruang Terbuka Hijau (KRTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Sidoarjo Hery Santoso menyebut, pihak kontraktor lah yang menggambar mural di FO Aloha.
Tak lupa, dia pun mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi keberadaan mural yang sangat menggambarkan ciri khas Kabupaten Sidoarjo tersebut.
Bahkan tak hanya mural, ada lampu sorot juga yang dipasang mengarah ke mural tersebut. “Pengendara yang melintas baik di siang atau malam hari bisa menikmati pemandangan baru tersebut,” katanya.
Meski belum lama dibuat, mural baru itu telah berhasil menarik perhatian banyak orang yang melintas di flyover Aloha. Banyak yang sengaja berjalan melambat untuk melihat dan mengagumi keindahan mural itu.
"Warnanya cerah dan gambarnya sangat detail. Saya senang melihat mural seperti ini di Sidoarjo," ujar salah satu pengendara yang melintas, Valiant.
Keberadaan mural tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru di Sidoarjo. Selain itu, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. (*)