JawaPos.com – Peristiwa Gempa menghebohkan sejumlah wilayah di daerah Jawa Timur, Mulai dari Tuban, Gresik, bahkan Surabaya.
Gempa tersebut memiliki magnitudo 6,0, berpusat di wilayah Tuban, Jawa Timur, sesuai dengan informasi yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Setelah gempa susulan terakhir dengan kekuatan magnitudo 6.5, sebuah rumah di Jalan Ngaglik, Surabaya, dilaporkan mengalami kerobohan.
Informasi tersebut dimuat dalam akun Instagram @call112surabaya “1 Rumah di Jalan Ngaglik Roboh, Pasca Terjadi Gempa Bumi,”.
Baca Juga: Banjir di Tol Bandara Soekarno-Hatta Berangsur Surut, Kemacetan Mulai Terurai
Menurut Command Center 112 Surabaya, dalam kejadian robohnya rumah di Jalan Ngaglik tersebut, terdapat satu orang menjadi korban luka-luka.
“Command Center 112 terima laporan adanya 1 rumah roboh di jalan ngaglik no 53, dari kejadian tersebut 1 orang tertimpa mengalami luka-luka.” ujar Command Center 112.
Akibat kejadian tersebut, lalu lintas di Jalan Ngaglik terpantau padat, pengendara diharapkan untuk mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.
“Kondisi arus lalu lintas sekitaran jalan ngaglik terpantau padat merayap, imbas rumah roboh pasca gempa.Warga dihimbau untuk mencari jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan.” tulis Command Center 112 Surabaya.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Menu Buka Puasa Dengan Sehat, Enak, Praktis dan Bergizi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat getaran dengan skala intensitas III-IV MMI di beberapa daerah di Pulau Jawa, serta adanya beberapa gempa susulan setelah gempa utama, penting untuk dicatat bahwa gempa tersebut tidak memicu tsunami.
Meskipun demikian, kekhawatiran akan potensi dampak lebih lanjut masih menghantui penduduk setempat, sikap ini menunjukkan tingkat kepekaan dan kewaspadaan yang tinggi di masyarakat terhadap situasi pasca-gempa.