← Beranda

Berang-Berang yang Bikin Berang

Dhimas GinanjarJumat, 10 Februari 2023 | 21.40 WIB
HARUS CEKATAN: Petugas DPKP mengevakuasi berang-berang yang mengacak-acak toko peracangan. (DPKP)
JawaPos.com - Pagi masih buta, Unit Dog Lovers Damkar Surabaya menerima laporan soal satwa dari Command Center 112. Seekor berang-berang atau otter lepas. Pemilik tidak berani menangkapnya, apalagi setelah mendapat gigitan di tangannya.

Otter jantan tersebut ditempatkan di sebuah kandang besi oleh pemiliknya. Sekitar pukul 23.00 warga Putat Jaya itu memberi makan. Namun sayangnya, kandang tidak tertutup sempurna.

Otter itu memang sedang aktif-aktifnya. Apalagi dia sedang masuk masa berahi. Menjadi lebih aktif dan agresif, ia memaksa keluar kandang untuk mencari pasangan.

Pukul 01.00 dini hari, Rendi sang pemilik otter berusaha mencari.

Ketemu, namun seketika itu pula dia trauma. Otter miliknya tersebut menggigit tangannya. Sampai luka. Dia menyerah. Akhirnya, Rendi berinisiatif lapor ke Command Center 112. Tidak butuh waktu lama, sekitar pukul 04.00 dini hari petugas segera tiba di lokasi kejadian. Berbekal sarung tangan, petugas mulai mengobok-obok rumah Rendi.

’’Akhirnya ketemu, namun saat mau ditangkap ia kabur. Otter itu masuk ke salah satu rumah di depannya,’’ ujar anggota Unit Satwa Damkar Surabaya Muharrom Pratama.

Mau tidak mau, petugas harus masuk ke sana. Karakter berang-berang memang lucu. Saat petugas sudah mulai lelah, otter itu tampak ngece.

’’Telentang di lantai sambil melihat ke kami. Langsung kami kejar lagi, ia berhasil masuk ke toko,’’ katanya.

Toko peracangan itu milik tetangga Rendi. Pemilik pun sempat heboh, berang-berang tersebut mengacak-acak isi toko. Rak berisi mi, sabun, dan lainnya tumplek blek ke lantai.

’Berantakan pokoknya. Nah, di toko itu pula akhirnya otter itu berhasil kami tangkap. Karena masih sayang, otter tetap dipelihara pemiliknya,’’ kata Muharrom. (gal/c6/git)
EDITOR: Dhimas Ginanjar