← Beranda

Samsat Surabaya Optimalkan Aplikasi MTC

M SholahuddinKamis, 27 Oktober 2022 | 20.26 WIB
Photo
JawaPos.com- Penumpukan antrean kerap terjadi di kantor pelayanan pembayaran pajak kendaraan. Para wajib pajak memerlukan waktu yang tak sebentar dalam menunggu pengurusan berkas di area loket pembayaran. Akibatnya, penumpukan antrean tak bisa dihindari.

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai, kondisi tersebut dinilai cukup membahayakan dalam penularan virus. Sebagai solusinya, inovasi aplikasi Monitoring Tracking Checklist (MTC) diciptakan.

Misalnya, di Samsat Surabaya Utara. Penggunaan aplikasi MTC telah berjalan selama sebulan. Perwira Administrasi (Pamin) Samsat Surabaya Utara Iptu Muhammad Romaji menjelaskan bahwa melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa secara langsung mengetahui sejauh mana proses administrasi pelayanan.

Caranya mudah. Mereka cukup melakukan scan barcode (kode batang) pada smartphone masing-masing. Pelayanan pembayaran pajak lima tahunan misalnya. Saat penyerahan berkas awal, mereka bisa memindai barcode yang tertera di loket.

”Aplikasi pun akan terbuka. Untuk bisa mengaksesnya, mereka bisa memasukkan nomor registrasi pada aplikasi MTC,’’ kata Romaji di Samsat Surabaya Utara kemarin (26/10).

Setelah itu, alur proses pengerjaan berkas dapat diketahui melalui handphone masing-masing. Sambil menunggu proses pemberkasan selesai, para wajib pajak bisa melakukan aktivitas lain. Tidak harus menunggu di ruang pelayanan. Mereka bisa kembali ke samsat setelah proses pemberkasan selesai.

”Datang, lalu tinggal bayar dan ambil berkas. Tidak harus menunggu sampai berkas selesai di ruang pelayanan. Itu sangat memakan waktu,’’ ucap dia.

Melalui aplikasi MTC, penumpukan antrean berhasil terurai. Selain itu, dengan aplikasi MTC, pihaknya dapat menekan munculnya calo. Pihak samsat menekankan bahwa pembayaran pajak kendaraan bisa diurus sendiri. Tak harus menunggu lama.

Salah satunya yang dirasakan Budi Riyanto, 42. Sambil menunggu proses administrasi selesai, wajib pajak tersebut memanfaatkan waktu luangnya untuk menjemput sang anak di sekolah.

Satu jam kemudian, setelah berkas masuk ke loket pembayaran, warga Jalan Wonokusumo itu kembali ke Samsat Surabaya Utara. ”Datang, langsung melakukan pembayaran di loket dan mengambil STNK. Dan kembali pulang,’’ ujarnya.
EDITOR: M Sholahuddin