JawaPos.com - Timnas putra senior melakukan perampingan skuad menuju SEA Games 2025 Thailand. Dari 24 pemain yang dipanggil di awal training center, kini menjadi 18 nama (lihat grafis).
Timnas Senior Putra memulai training center sejak 9 September lalu. Para pemain melakukan latihan di GOR Soemantri Brodjonegoro Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka berlatih dibawah asuhan Coach David Singleton
Manajer Timnas Putra Senior Rivaldo Tandra Pangesthio menyatakan, proses ini dibutuhkan untuk memilih pemain terbaik dari yang terbaik. Apalagi, timnas basket putra dicanangkan untuk bisa mengilang kesuksesan pada edisi SEA Games Hanoi 2021. Yaitu, meraih medali emas.
Oleh sebab itu, dia menegaskan bahwa setiap hari di lapangan adalah sebuah kompetisi. "Dan para pemain sudah menunjukkan dedikasi serta kerja keras yang luar biasa,” terangnya.
Baca Juga: MotoGP Indonesia: Jorge Martin Absen di Sirkuit Mandalika, Aprilia Siapkan Pengganti
Rivaldo melanjutkan, pemangkasan dari 24 pemain menjadi 18 nama ini bukanlah langkah yang mudah. Sebaliknya menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa timnas diperkuat oleh para pemain yang benar-benar siap secara fisik, mental, dan teknis.
“Pemain-pemain yang masuk ke dalam 18 besar adalah mereka yang paling cocok dengan style of play yang diinginkan Coach Dave Singleton," sebutnya.
Dia percaya yang tereliminasi ini juga bukan karena kurang bagus. "Ini hanya soal kecocokan terkait cara bermain yang dikembangkan pelatih,” jelas Rivaldo.
Menurutnya, kombinasi kualitas individu dan kecocokan terhadap sistem permainan akan menjadi pondasi kuat bagi tim untuk bersaing di level tertinggi. "Perjalanan masih panjang, namun kami yakin dari 18 pemain inilah kita akan menemukan komposisi terbaik untuk mewakili Merah Putih di SEA Games mendatang,” lanjut Rivaldo.
Enam Pemain yang Dicoret:
1.Abraham Wenas (Kesatria Bengawan Solo)
2.Fisyaiful Amir (Hangtuah Jakarta)
3.Kelvin Sanjaya (Satria Muda Bandung)
4.Gede Elgi Wimbardi (Bali United)
5. Adrien Maxime Alain Chalias (Bali United)
6. Neo Putu Satria Pande (Pelita Jaya Jakarta)
Baca Juga: PSIS Semarang dan PSPS Pekanbaru Pecat Pelatih! Mulai Dipimpin Karteker hingga Cari Pelatih Anyar