← Beranda

Wasit Jadi Kambing Hitam Buruknya Permainan Bruno Matos

Edy PramanaKamis, 4 April 2019 | 19.50 WIB
Bruno Matos tak diperbolehkan mengenakan bandana saat Persija menghadapi Ceres-Negros
JawaPos.com - Gelandang Persija Jakarta, Bruno Matos, seakan kehilangan tajinya kala tak mengenakan bandana melawan Ceres-Negros, Rabu (3/4) malam WIB. Usut punya usut, ternyata dia dilarang menggunakan asesoris di kepala oleh wasit yang memimpin pertandingan saat itu. Seperti diketahui, selama ini Bruno identik dengan bandana di kepala saat berada di atas lapangan hijau.

Bruno dengan bandananya memang tak bisa dipisahkan. Dia mendadak jadi idola The Jakmania lewat penampilan impresif dengan bandana yang melingkar di kepalanya.

Kendati demikian, saat berjumpa Ceres di Stadion Panaad, ada yang berbeda dari Bruno. Dia tak mengenakan bandana itu entah berpengaruh atau tidak. Faktanya, penampilannya kala itu boleh dikatakan kurang gemilang.



 










View this post on Instagram



















 

Bendito o nome do SENHOR JESUS CRISTO Voce juiz tirou toda minha concentração do jogo , me proibindo de jogar com a minha bandana na cabeça . Eu vou jogar com a minha bandana próximo jogo e você juiz não vai me impedir . Jogaremos de novo @ceresnegrosfc , e vamos ganhar de vocês . Vocês vão ver Eu tenho DEUS e JESUS CRISTO está comigo sempre Bruno Matos Em nome do SENHOR JESUS CRISTO AMÉM DEUS AMÉM Eu vou jogar com a minha bandana na minha cabeça . E você juiz não vai me impedir


A post shared by Bruno Matos Familia (@brunomatosbahia10) on






Bahkan, Bruno yang biasa dimainkan penuh harus diganti oleh Fitra Ridwan pada menit 85. Pemain asal Brasil itu bersuara soal tak diperbolehkan memakai bandana melawan Ceres.

"Saya melihat beberapa wasit menghentikan saya ketika bermain menggunakan bandana. Padahal saya memakai bandana untuk melindungi dari keringat," tulis Bruno Matos dalam akun Istagram pribadinya.

Kondisi itu diakui membuat Bruno agak hilang konsentrasi. Alhasil dia bermain kurang maksimal bersama Macan Kemayoran di Filipina. "Masalahnya adalah ketika Anda menikmati permainan dan wasit melarang Anda bermain seperti biasanya," tutup Bruno Matos.
EDITOR: Edy Pramana