JawaPos.com–Persib Bandung tak ingin kehilangan momentum saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3). Sorotan tertuju pada Bojan Hodak yang punya rekor mentereng, cuma sekali kalah saat menghadapi Green Force.
Kemenangan telak 5-0 Persib Bandung atas Madura United pada lanjutan super league di Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (26/2), menjadi bekal penting Maung Bandung. Meski tak mendampingi tim di tepi lapangan karena akumulasi kartu kuning, sentuhan Bojan Hodak tetap terasa dalam permainan agresif anak asuhnya.
Pelatih Persib Bandung asal Kroasia itu mengaku puas dengan performa tim, terutama lini depan yang kembali tajam. Bojan Hodak menilai kepercayaan diri para penyerang mulai kembali di momen yang tepat jelang laga panas kontra Persebaya Surabaya di super league.
”Sangat bagus kami bisa menang besar. Penting juga bagi para striker untuk mencetak gol karena mereka butuh kepercayaan diri,” ujar Bojan Hodak saat ditemui usai sesi latihan di GBLA, Jumat (27/2) malam.
Kehadiran pemain anyar Sergio Castel, memberi warna berbeda dalam dinamika tim. Persaingan di lini depan makin ketat dan berdampak langsung pada peningkatan performa secara keseluruhan.
Menurut Hodak, tekanan positif akibat hadirnya wajah baru justru memacu pemain lama untuk tampil lebih maksimal. Situasi itu menciptakan kompetisi sehat yang membuat kualitas permainan meningkat.
Baca Juga: Hat-trick Kalah! Deltras FC Ditekuk Barito Putera 0-2, Widodo C Putro Perpanjang Rekor Buruk
Tak hanya lini depan, kedalaman skuad juga menjadi sorotan utama. Para pemain pengganti mampu memberikan dampak instan saat diturunkan, terutama pada babak kedua laga kontra Madura United.
”Hal bagus dari pertandingan terakhir adalah semua pemain pengganti saat masuk memberikan dampak yang besar. Penting bagi kami untuk tidak hanya bergantung pada sebelas pertama,” tegas Bojan Hodak.
Pergantian taktik pada menit ke-60 jadi titik balik dominasi Persib. Sejak momen itu, Maung Bandung tampil lebih agresif dan sulit dibendung lawan.
Baca Juga: Timnas Putri Gagal ke Final Piala AFF Futsal 2026 usai Kalah dari Australia di Semifinal
”Kami butuh 16 pemain, dan setiap orang yang masuk bermain sangat baik. Itu yang membuat perbedaan karena setelah menit ke-60, kami benar-benar mendominasi,” ucap Bojan Hodak.
Kini tantangan berbeda sudah menanti di depan mata. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo selalu menghadirkan tekanan tersendiri bagi tim tamu, apalagi laga ini sarat gengsi dan rivalitas panjang.
Namun, statistik memberi harapan bagi Persib. Dalam lima pertemuan terakhir melawan Persebaya Surabaya, Bojan Hodak hanya sekali menelan kekalahan.
Pada 7 Oktober 2023 musim 2023/2024 pekan ke-15, Persib menang 3-2 di kandang Persebaya Surabaya. Hasil itu menjadi sinyal awal jika Maung Bandung mampu tampil berani di hadapan Bonek.
Lalu pada 20 April 2024 musim 2023/2024 pekan ke-32, Persib kembali unggul 3-1 saat menjamu Persebaya Surabaya. Dominasi di kandang sendiri berlanjut dengan kemenangan 2-0 pada 18 Oktober 2024 musim 2024/2025 pekan ke-8.
Satu-satunya kekalahan terjadi pada 1 Maret 2025 musim 2024/2025 pekan ke-25. Saat itu Persib takluk 1-4 di kandang Persebaya Surabaya dalam laga yang berjalan ketat sejak awal.
Hodak membayar kekalahan tersebut pada 12 September 2025 musim 2025/2026 pekan ke-5. Persib menang tipis 1-0 atas Persebaya Surabaya dan kembali menegaskan dominasi dalam rekor pertemuan.
Catatan itu membuat duel pekan ke-24 Super League 2025/2026 makin menarik. Rekor hanya kalah sekali tentu jadi modal psikologis penting bagi skuad Maung Bandung.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga tak ingin dipermalukan di hadapan publik sendiri. Dukungan penuh Bonek di Gelora Bung Tomo bisa menjadi energi tambahan bagi tuan rumah.
Bojan Hodak paham laga tandang ini tak akan mudah. Dia butuh konsistensi, disiplin, dan mental baja agar Persib tak terpeleset di momen krusial perburuan poin.
Kepercayaan diri striker yang mulai bangkit diharapkan kembali terlihat. Ketajaman lini depan bakal diuji oleh pertahanan Persebaya Surabaya yang dikenal militan saat bermain di kandang.
Kedalaman skuad juga bisa kembali menjadi pembeda. Jika skema rotasi berjalan efektif, Persib berpeluang mencuri poin bahkan memperpanjang tren positif atas Green Force.
Publik Bandung tentu berharap rekor apik Hodak terus berlanjut. Kemenangan di Surabaya bukan hanya soal tiga poin, tapi juga menjaga harga diri dan momentum menuju fase akhir musim.
Menarik menantikan respons Bojan Hodak, apakah akan memperpanjang rekornya hadapi Persebaya Surabaya atau justru tersungkur di Gelora Bung Tomo di bawah komando Bernardo Tavares. Jawabannya akan terungkap di laga yang diprediksi berlangsung panas dan penuh tensi tinggi.