← Beranda
Bernardo Tavares Alihkan Fokus ke Persib Bandung! Persebaya Surabaya Siap Tantang Sang Raja Terakhir
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 26 Februari 2026 | 14.24 WIB
Para pemain Persebaya Surabaya merayakan kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)

JawaPos.com — Kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (26/2/2026) malam, menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya. Hasil ini memutus tren negatif yang sempat membayangi Green Force dalam dua pertandingan sebelumnya dan mengembalikan senyum di ruang ganti.

Tiga poin di kandang sendiri memiliki arti besar bagi mentalitas tim yang sempat berada di bawah tekanan. Green Force menjawab keraguan dengan performa agresif sejak peluit awal dibunyikan dan menunjukkan karakter sesungguhnya.

Dominasi di babak pertama terlihat jelas dengan penguasaan bola yang lebih rapi dan transisi cepat dari lini ke lini. Peluang demi peluang tercipta, meski penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang tak bisa diabaikan.

Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo ikut membakar semangat para pemain di atas lapangan. Dukungan Bonek menjadi energi tambahan yang membuat intensitas permainan Persebaya Surabaya tetap terjaga hingga akhir laga.

Gol tunggal yang tercipta cukup menjadi pembeda dalam pertandingan sarat tensi tersebut. Pertahanan disiplin serta kerja keras lini tengah memastikan keunggulan tetap terjaga sampai peluit panjang berbunyi.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga angka di klasemen sementara. Lebih dari itu, hasil positif tersebut menjadi suntikan moral setelah periode yang tidak mudah bagi skuad asuhan Bernardo Tavares.

Pelatih asal Portugal itu tak ingin anak asuhnya larut dalam euforia. Ia langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya yang dipastikan tak kalah berat dan penuh tantangan.

Ujian sesungguhnya sudah menanti di awal Maret 2026. Persebaya akan menghadapi Persib Bandung pada Senin (2/3/2026) dalam duel yang diprediksi menyita perhatian publik sepak bola nasional.

Persib dikenal sebagai tim dengan kualitas individu mumpuni di setiap lini. Kedalaman skuad serta pengalaman pemainnya membuat Maung Bandung selalu menjadi ancaman serius bagi siapa pun.

Bernardo Tavares memahami betul level kesulitan yang akan dihadapi timnya. Karena itu, ia mulai menyusun taktik dan strategi khusus demi menjaga momentum positif yang baru saja diraih.

“Saya berharap dengan kemenangan ini, pemain lebih percaya diri. Karena laga berikutnya melawan Persib yang punya skuad bagus. Kami harus fokus dengan sikap yang sama seperti hari ini,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan fokus utama Persebaya Surabaya saat ini adalah menjaga konsistensi performa. Kemenangan atas PSM tak akan berarti jika tak diikuti hasil positif pada laga berikutnya.

Kepercayaan diri yang kembali tumbuh menjadi modal penting jelang duel kontra Persib. Para pemain kini memiliki bukti mereka mampu bangkit dari tekanan dan menjawab keraguan.

Secara permainan, Persebaya Surabaya menunjukkan peningkatan terutama dalam organisasi serangan. Pergerakan tanpa bola lebih hidup dan distribusi umpan dari lini tengah tampak lebih variatif.

Namun evaluasi tetap diperlukan, khususnya dalam efektivitas di depan gawang. Beberapa peluang emas yang terbuang bisa menjadi kerugian besar saat menghadapi tim sekelas Persib.

Lini pertahanan juga dituntut tampil lebih solid dan minim kesalahan. Menghadapi pemain-pemain cepat dan kreatif milik Persib, konsentrasi selama 90 menit penuh menjadi harga mati.

Duel nanti bukan sekadar soal taktik, tetapi juga soal mentalitas. Tim yang mampu mengendalikan emosi dan menjaga fokus diyakini akan keluar sebagai pemenang.

Bagi Persebaya Surabaya, laga ini bisa menjadi penanda kebangkitan yang sesungguhnya. Jika mampu meraih hasil positif, posisi mereka di klasemen berpeluang terdongkrak sekaligus mempertegas status sebagai pesaing serius.

Sebaliknya, kekalahan bisa kembali membuka luka lama yang baru saja ditutup. Karena itu, persiapan matang dan pendekatan taktis yang tepat menjadi kunci utama.

Bernardo Tavares dikenal sebagai pelatih yang detail dalam membaca kekuatan lawan. Ia kerap melakukan penyesuaian strategi sesuai karakter pertandingan yang dihadapi.

Pendekatan pragmatis atau permainan terbuka masih menjadi tanda tanya jelang duel tersebut. Semua bergantung pada kondisi pemain dan analisis terhadap kekuatan Persib.

Yang pasti, atmosfer pertandingan diprediksi panas sejak menit awal. Rivalitas dua tim besar dengan basis suporter fanatik selalu menghadirkan cerita menarik di setiap pertemuan.

Kini, kepercayaan diri skuad Persebaya Surabaya kembali menyala setelah kemenangan penting di kandang. Tantangan berikutnya adalah menjaga api itu tetap hidup saat menghadapi ujian lebih berat.

Publik Surabaya tentu berharap tren positif terus berlanjut. Mampukah Green Force menaklukkan Persib dan membuktikan kebangkitan mereka bukan sekadar euforia sesaat.

Jawabannya akan tersaji pada awal Maret nanti dalam laga yang dipastikan menyedot perhatian. Satu yang jelas, Persebaya Surabaya tak ingin lagi terpeleset setelah menemukan kembali ritme permainan terbaiknya.

EDITOR: Banu Adikara