← Beranda

Klasemen Persebaya Surabaya Usai Kalahkan PSM Makassar! Paksa Bhayangkara FC Turun Lagi

Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 26 Februari 2026 | 05.48 WIB
Selebrasi Paulo Gali Freitas usai mencetak gol kemenangan Persebaya Surabaya atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com — Klasemen Persebaya Surabaya usai kalahkan PSM Makassar langsung berubah signifikan dan memanaskan persaingan papan atas Super League 2025/2026. Kemenangan tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026), membuat Green Force kian percaya diri menatap sisa musim.

Laga pekan ke-23 antara Persebaya Surabaya kontra PSM Makassar berlangsung ketat sejak menit awal. Atmosfer GBT terasa membara saat kedua tim saling menekan demi mengamankan tiga poin krusial.

Sejak peluit pertama, Persebaya Surabaya tampil agresif dengan menekan lini pertahanan PSM. Francisco Israel Rivera Davalos bahkan sudah mendapat kartu kuning pada menit ke-12 setelah duel keras di lini tengah.

Tekanan tuan rumah terus mengalir melalui Milos Raickovic dan Alfan Suaib yang beberapa kali melepaskan percobaan. Meski sejumlah peluang tercipta, penyelesaian akhir masih belum menemui sasaran.

PSM sempat memberi ancaman pada menit ke-23 lewat sepakan Gledson Paixao da Silva yang mengarah tepat ke gawang. Namun, Ernando Ari Sutaryadi sigap mengamankan peluang tersebut dan menjaga asa tuan rumah.

Momentum akhirnya datang pada menit ke-26 yang mengubah arah pertandingan. Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas sukses mencetak gol setelah melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dibendung kiper PSM.

Gol itu menjadi satu-satunya pembeda dalam duel sarat gengsi tersebut. Skor 1-0 untuk Persebaya Surabaya bertahan hingga turun minum meski kedua tim terus saling balas serangan.

Memasuki babak kedua, PSM mencoba bangkit dengan melakukan pergantian pemain sejak menit ke-45. Arfan masuk menggantikan Gledson untuk menambah daya dobrak lini depan.

Luka Cumic beberapa kali memperoleh peluang emas, tetapi rapatnya lini belakang Persebaya Surabaya membuat upayanya selalu kandas.

Disiplin pertahanan yang dikomandoi Risto Mitrevski dan Leonardo Silva Lelis menjadi kunci solidnya Green Force.

Persebaya Surabaya tak tinggal diam dan tetap menekan demi mencari gol tambahan. Riyan Ardiansyah serta Mikael Alfredo Tata yang masuk sebagai pemain pengganti turut memberi energi baru di sektor sayap.

Hingga menit-menit akhir, tensi pertandingan semakin meningkat dengan jual beli serangan. Namun, ketenangan lini belakang Persebaya Surabaya membuat PSM gagal menyamakan kedudukan hingga peluit panjang dibunyikan.

Baca Juga: Gol Tunggal Gali Freitas! Persebaya Surabaya Ungguli PSM Makassar 1-0 di Babak Pertama

Pelatih Bernardo Tavares memasang komposisi terbaik sejak awal laga. Ernando Ari berdiri di bawah mistar, dikawal Jefferson Junio Antonio Da Silva, Risto Mitrevski, Leonardo Silva Lelis, dan Arief Catur Pamungkas di lini belakang.

Di sektor tengah, Sadida Nugraha Putra dan Milos Raickovic menjadi penyeimbang permainan. Sementara lini depan diisi Bruno Moreira Soares, Francisco Rivera, Paulo Gali Freitas, dan Alfan Suaib.

Di kubu tamu, Tomas Trucha menurunkan M. Reza Arya Pratama sebagai penjaga gawang. Dusan Lagator, Yuran Fernandes Rocha Lopes, dan Aloísio Soares Neto mengawal barisan pertahanan Juku Eja.

Kemenangan ini membawa dampak besar pada klasemen Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya kini mengoleksi 38 poin dari 23 pertandingan hasil 10 kemenangan, 8 imbang, dan 5 kekalahan dengan selisih gol +11.

Green Force menempati peringkat kelima, tepat di bawah Malut United yang mengemas 41 poin. Jarak menuju empat besar semakin terbuka lebar jika konsistensi ini mampu dijaga.

Di puncak klasemen, Persib Bandung dan Persija Jakarta sama-sama mengoleksi 50 poin. Persaingan juara pun dipastikan berlangsung ketat hingga pekan-pekan akhir.

Sementara itu, Borneo Samarinda menguntit di posisi ketiga dengan 46 poin. Malut United membayangi di peringkat keempat dengan 41 angka dari 23 laga.

Efek domino kemenangan Persebaya Surabaya juga terasa bagi tim lain. Bhayangkara FC harus rela turun ke peringkat ketujuh setelah tergusur dari posisi sebelumnya.

Persita Tangerang kini berada di atas Bhayangkara FC di posisi keenam. Persaingan papan tengah pun makin panas dengan selisih poin yang tipis antar tim.

Bagi Persebaya Surabaya, hasil ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Kemenangan atas PSM menjadi sinyal kuat jika mentalitas tim mulai terbentuk dan siap bersaing di jalur papan atas.

Sorotan utama tentu tertuju pada Paulo Gali Freitas yang menjadi penentu kemenangan. Golnya di menit ke-26 menjadi momen krusial yang mengangkat semangat seluruh pemain di lapangan.

Francisco Rivera juga tampil aktif dengan menciptakan banyak peluang sepanjang laga. Meski belum mencetak gol, kontribusinya dalam membangun serangan tak bisa dipandang sebelah mata.

Solidnya pertahanan dan efektivitas serangan menjadi kombinasi ideal Persebaya Surabaya malam itu. Jika tren positif ini berlanjut, bukan tak mungkin Green Force merangsek ke zona empat besar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Misi Suci Thomas Trucha ke GBT! PSM Makassar Siap Curi 3 Poin di Kandang Persebaya Surabaya

Kini, klasemen Persebaya Surabaya usai kalahkan PSM Makassar menjadi bukti kebangkitan perlahan yang sedang dirajut. Tekanan berubah menjadi motivasi, dan GBT kembali menjadi benteng angker bagi lawan.

Perjalanan masih panjang, tetapi sinyal kebangkitan sudah terlihat jelas. Green Force mengirim pesan tegas: mereka belum habis dalam perburuan papan atas Super League musim ini.

Klasemen super league per 25 Februari 2026 malam. (Dok. JPC)
Klasemen super league per 25 Februari 2026 malam. (Dok. JPC)

EDITOR: Hendra