← Beranda

Rekor Gila Francisco Rivera Lawan PSM Makassar! Bintang Persebaya Surabaya Tak Pernah Cicipi Kekalahan

Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 25 Februari 2026 | 16.13 WIB
Bintang Persebaya Surabaya Francisco Rivera punya rekor gila menghadapi PSM Makassar. (Persebaya)

JawaPos.com — Rekor gila Francisco Rivera lawan PSM Makassar kembali jadi sorotan jelang duel panas di Stadion Gelora Bung Tomo. Gelandang Persebaya Surabaya itu tercatat belum pernah merasakan kekalahan setiap kali berhadapan dengan Juku Eja.

Catatan itu bukan sekadar angka biasa. Dalam lima pertemuan menghadapi PSM Makassar, Rivera membukukan tiga kemenangan dan dua hasil imbang tanpa sekalipun tumbang.

Tak hanya solid dalam menjaga rekor tak terkalahkan, kontribusinya juga terasa di lini serang. Ia mencatat satu gol, satu assist, serta satu kartu kuning dalam rangkaian duel tersebut.

Kini, rekor gila Francisco Rivera lawan PSM Makassar mendapat panggung baru. Persebaya Surabaya akan menjamu PSM pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) malam.

Laga klasik ini hadir di saat yang krusial bagi Green Force. Persebaya Surabaya tengah berada dalam tekanan setelah dua hasil minor yang mengusik kepercayaan diri tim.

Sebelum menghadapi PSM, Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan dalam dua laga beruntun. Mereka harus menerima kekalahan dari Bhayangkara dan kemudian tumbang di kandang Persijap Jepara.

Rangkaian hasil itu meninggalkan rasa kecewa di ruang ganti. Sorotan pun mengarah pada konsistensi permainan yang sempat goyah di momen penting.

Di tengah situasi tersebut, sosok Rivera justru membawa optimisme. Pengalaman dan mentalitasnya dibutuhkan untuk mengangkat moral tim yang sedang diuji.

Rivera tidak menutup mata atas kondisi yang ada. Ia memahami ekspektasi besar selalu melekat pada setiap pertandingan Persebaya Surabaya.

Baginya, duel kontra PSM bukan sekadar pertandingan biasa. Laga itu menjadi momentum untuk membalikkan keadaan dan mengembalikan kepercayaan publik Surabaya.

"Kami sadar dua hasil terakhir tidak sesuai harapan. Itu jelas mengecewakan, baik untuk kami maupun untuk Bonek dan Bonita. Besok adalah kesempatan untuk membayar kepercayaan dan dukungan mereka dengan kemenangan," ujar Rivera.

Ucapan itu menegaskan tekadnya untuk menjadikan laga ini sebagai titik balik. Ia ingin rekor positifnya atas PSM berlanjut dengan hasil maksimal bersama Persebaya Surabaya.

Pemain berusia 31 tahun tersebut juga berbicara soal kondisi mental tim. Ia mengakui ada rasa kecewa yang sempat menggelayuti skuad usai kekalahan terakhir.

"Secara mental tentu ada rasa kecewa setelah kekalahan di Jepara. Tapi tim ini tidak ingin larut terlalu lama. Kami sudah bangkit, fokus kembali, dan datang dengan tekad kuat untuk mengamankan tiga poin," jelasnya.

Pernyataan itu menunjukkan ruang ganti Green Force mulai kembali solid. Fokus kini sepenuhnya tertuju pada tiga poin di kandang sendiri.

Dukungan Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo diyakini menjadi energi tambahan. Atmosfer kandang selalu memberi suntikan semangat bagi para pemain.

Rivera sadar tekanan akan tetap ada sepanjang pertandingan. Namun, ia memilih melihatnya sebagai motivasi untuk tampil lebih tajam dan disiplin.

Di tengah jadwal padat dan perjalanan panjang usai laga tandang, kondisi fisik sempat menjadi perhatian. Apalagi perjalanan dari Jepara ke Surabaya cukup menguras tenaga.

Rivera memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan profesionalisme tim tidak akan menurun hanya karena faktor perjalanan. "Proses recovery berjalan dengan baik. Perjalanan panjang dari Jepara ke Surabaya bukan alasan bagi kami untuk menurunkan standar. Profesionalisme dan fokus tetap jadi prioritas. Kami siap memberikan performa terbaik dan berjuang maksimal di laga besok," pungkasnya.

Rekor gila Francisco Rivera lawan PSM Makassar kini seolah menjadi simbol harapan baru. Statistik tak terkalahkan itu memberi suntikan kepercayaan diri menjelang laga penting ini.

Namun, sepak bola tak pernah hanya soal catatan masa lalu. Rivera dan rekan-rekannya tetap harus membuktikan kualitas di atas lapangan selama 90 menit penuh.

Duel Persebaya Surabaya melawan PSM Makassar dipastikan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim sama-sama membawa misi besar untuk menjaga posisi dan memperbaiki performa.

Bagi Persebaya Surabaya, kemenangan akan menjadi jawaban atas keraguan yang muncul dalam dua pekan terakhir. Tiga poin juga penting untuk menjaga asa bersaing di papan atas Super League 2025/2026.

Sementara bagi Rivera, laga ini punya makna personal. Ia ingin menjaga rekor sempurnanya sekaligus membantu Green Force kembali tersenyum di hadapan pendukung setia.

Semua mata kini tertuju pada Stadion Gelora Bung Tomo. Apakah rekor gila Francisco Rivera lawan PSM Makassar kembali berlanjut dan menjadi awal kebangkitan Persebaya Surabaya.

EDITOR: Banu Adikara