JawaPos.com — Francisco Rivera tidak menutup mata atas ekspektasi tinggi yang terus mengiringi langkah Persebaya Surabaya. Gelandang asal Meksiko itu memastikan Green Force siap membayar lunas dukungan Bonek saat menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo.
Laga Persebaya Surabaya melawan PSM Makassar pada pekan ke-23 Super League 2025/2026, Rabu (25/2/2026) malam, bukan sekadar pertandingan biasa.
Duel klasik ini hadir di momen krusial ketika Green Force sedang berada dalam tekanan usai dua hasil minor beruntun.
Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhir yang mengusik kepercayaan diri tim. Mereka takluk dari Bhayangkara sebelum kembali tumbang saat bertandang ke markas Persijap Jepara.
Rangkaian hasil negatif itu meninggalkan rasa kecewa yang terasa hingga ke ruang ganti. Atmosfer tim sempat terasa berat karena target untuk terus bersaing di papan atas sedikit terhambat.
Rivera memahami situasi tersebut dengan kepala dingin dan sikap profesional. Ia sadar, sebagai pemain asing sekaligus motor lini tengah, dirinya ikut memikul tanggung jawab besar untuk mengangkat performa Persebaya Surabaya.
"Kami sadar dua hasil terakhir tidak sesuai harapan. Itu jelas mengecewakan, baik untuk kami maupun untuk Bonek dan Bonita. Besok adalah kesempatan untuk membayar kepercayaan dan dukungan mereka dengan kemenangan," ujar Rivera.
Pernyataan itu menjadi penegasan jika Persebaya Surabaya tak ingin berlama-lama meratapi kegagalan. Fokus penuh langsung diarahkan pada laga melawan PSM Makassar yang diyakini bisa menjadi titik balik.
Bagi Rivera, pertandingan kontra PSM bukan hanya soal tiga poin. Laga ini juga menyangkut harga diri tim yang selama ini dikenal punya karakter kuat dan daya juang tinggi di setiap pertandingan.
Pemain berusia 31 tahun tersebut menegaskan mental skuad sudah kembali tertata. Kekalahan di Jepara dijadikan bahan evaluasi, bukan alasan untuk kehilangan semangat bertarung.
"Secara mental tentu ada rasa kecewa setelah kekalahan di Jepara. Tapi tim ini tidak ingin larut terlalu lama. Kami sudah bangkit, fokus kembali, dan datang dengan tekad kuat untuk mengamankan tiga poin," jelasnya.
Optimisme itu terasa penting karena Persebaya Surabaya akan bermain di hadapan publik sendiri.
Dukungan Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo diyakini bisa menjadi energi tambahan yang mendorong semangat para pemain.
Dalam situasi seperti ini, kehadiran suporter sering menjadi pembeda. Tekanan berubah menjadi motivasi ketika ribuan suara menyanyikan dukungan tanpa henti dari tribun stadion.
Rivera pun menegaskan timnya tidak mencari alasan di tengah jadwal padat kompetisi. Perjalanan panjang usai laga tandang ke Jepara disebutnya bukan hambatan untuk tampil maksimal saat menjamu PSM Makassar.
"Proses recovery berjalan dengan baik. Perjalanan panjang dari Jepara ke Surabaya bukan alasan bagi kami untuk menurunkan standar. Profesionalisme dan fokus tetap jadi prioritas. Kami siap memberikan performa terbaik dan berjuang maksimal di laga besok," pungkasnya.
Kesiapan fisik dan mental itu menjadi modal penting menghadapi PSM yang dikenal sebagai lawan tangguh. Duel Persebaya Surabaya melawan PSM Makassar selalu menghadirkan tensi tinggi dan pertarungan ketat di setiap lini.
Persebaya Surabaya tentu tak ingin kembali terpeleset di kandang sendiri. Tiga poin menjadi target mutlak untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus menjaga posisi di klasemen Super League 2025/2026.
Tekanan memang tidak ringan, namun Rivera melihatnya sebagai tantangan yang harus dijawab dengan aksi nyata di lapangan. Ia percaya karakter tim akan muncul ketika situasi sedang sulit.
Sebagai gelandang, Rivera memegang peran sentral dalam mengatur tempo permainan dan membangun serangan.
Kontribusinya dibutuhkan untuk membuka ruang, menciptakan peluang, sekaligus menjaga keseimbangan lini tengah Persebaya Surabaya.
Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi seluruh skuad Green Force. Mereka ingin menunjukkan dua kekalahan terakhir hanya episode singkat yang tak mencerminkan kualitas sesungguhnya.
Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo diprediksi akan memanas sejak menit awal. Dukungan penuh Bonek diharapkan menjadi bahan bakar tambahan untuk menekan PSM Makassar sejak peluit pertama dibunyikan.
Rivera menegaskan komitmen tim untuk tampil habis-habisan demi hasil terbaik. Ia tidak sekadar berbicara soal ambisi, tetapi juga menekankan kerja keras, disiplin, dan fokus sebagai kunci kemenangan.
Persebaya Surabaya sadar, setiap laga di Super League memiliki arti penting dalam perburuan posisi klasemen. Karena itu, momentum melawan PSM Makassar ingin dimaksimalkan sebagai titik kebangkitan.
Kini semua mata tertuju pada duel klasik di Gelora Bung Tomo. Francisco Rivera dan Persebaya Surabaya bersiap menjawab ekspektasi tinggi Bonek dengan satu target tegas, mengamankan kemenangan dan kembali ke jalur positif.