← Beranda

Penebusan Dosa Bruno Moreira! Ekspektasi Tinggi Bonek ke Persebaya Surabaya Jelang Hadapi PSM Makassar

Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 24 Februari 2026 | 17.11 WIB
Bruno Moreira jadi pemain favorit pilihan suporter Persebaya Surabaya dari APPI. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com — Ekspektasi Bonek ke Persebaya Surabaya selalu tinggi dalam setiap pertandingan, tak peduli laga kandang maupun tandang. Kini, Bruno Moreira siap membayar kepercayaan itu saat Green Force menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026).

Dua kekalahan beruntun menjadi alarm serius bagi Persebaya Surabaya. Teranyar, Green Force harus mengakui keunggulan Persijap Jepara dengan skor 3-1 dalam laga pekan ke-22 yang berlangsung kemarin malam.

Hasil tersebut jelas menjadi pukulan bagi tim kebanggaan Bonek. Apalagi, Persebaya Surabaya datang dengan tekad mencuri poin untuk menjaga posisi di klasemen.

Dalam pertandingan itu, Bruno Moreira sempat menjaga asa lewat gol penalti di menit 90+4. Eksekusi dinginnya dari titik putih sempat membuka harapan sebelum tuan rumah kembali mencetak gol dan memastikan kemenangan.

Kekalahan tersebut memperpanjang tren negatif Persebaya Surabaya dalam dua laga terakhir. Situasi itu membuat tekanan meningkat, terutama karena ekspektasi Bonek kepada Persebaya Surabaya tak pernah surut.

Sebagai kapten tim, Bruno memahami betul besarnya tuntutan tersebut. Ia menegaskan timnya tak boleh larut dalam kekecewaan meski hasil di lapangan belum sesuai harapan.

“Pertandingan yang cukup sulit karena mereka menang. Saya pikir dua laga terakhir, baik di sini maupun di kandang, kami ingin meraih tiga poin. Kami tahu ekspektasi di Persebaya selalu tinggi, baik saat away maupun home. Sayangnya kami tidak melakukan permainan terbaik,” ujar Bruno seusai laga.

Pernyataan itu menggambarkan kesadaran penuh para pemain terhadap tekanan yang ada. Bagi Bruno, bermain untuk Persebaya Surabaya berarti siap menghadapi ekspektasi besar dari ribuan Bonek yang selalu setia mendukung.

Meski kecewa, pemain asal Brasil tersebut memilih menatap ke depan. Ia percaya sepak bola selalu memberi ruang untuk memperbaiki kesalahan.

“Saya pikir kami bisa bermain lebih baik. Kami tahu ini sepak bola, kadang kami bermain hebat, kadang kami tidak bermain hebat. Sekarang kami mulai mempersiapkan diri sebaik mungkin, menganalisa kembali apa yang tidak kami lakukan dengan baik di pertandingan kemarin,” tegasnya.

Evaluasi menjadi kata kunci yang terus digaungkan di ruang ganti. Bruno ingin seluruh pemain menjadikan dua kekalahan terakhir sebagai pelajaran berharga.

Menurutnya, momen sulit tak boleh dihindari, melainkan dihadapi dengan mental kuat. Justru dalam situasi seperti inilah karakter tim diuji.

“Kami harus melakukan yang lebih baik sekarang, melihat ke depan dan meraih kemenangan,” tandasnya.

Ucapan itu bukan sekadar janji kosong. Bruno ingin membuktikan komitmennya saat Persebaya Surabaya menghadapi PSM Makassar dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit.

Laga melawan PSM menjadi momentum penting untuk bangkit. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo memberi keuntungan moral karena dukungan Bonek dipastikan kembali menggema.

Atmosfer kandang selalu menjadi energi tambahan bagi Green Force. Namun, dukungan besar itu juga datang bersama harapan tinggi yang harus dijawab dengan performa maksimal.

Persebaya Surabaya tak punya banyak waktu meratapi hasil buruk. Jadwal padat menuntut fokus penuh agar kesalahan di laga sebelumnya tak terulang.

Bruno menilai detail kecil sering menjadi pembeda dalam pertandingan ketat. Konsentrasi sejak menit awal hingga akhir menjadi pekerjaan rumah utama tim.

Gol penalti yang ia cetak di menit akhir melawan Persijap menjadi bukti semangat pantang menyerah. Sayang, momentum itu belum cukup untuk menghindarkan tim dari kekalahan.

Kini, seluruh elemen tim sepakat menatap pertandingan berikutnya dengan optimisme baru. PSM Makassar datang dengan kualitas yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Karena itu, persiapan matang menjadi prioritas. Analisis terhadap kelemahan sendiri dilakukan agar Persebaya Surabaya tampil lebih solid dan efektif.

Ekspektasi Bonek ke Persebaya Surabaya selalu menjadi bahan bakar tambahan. Tekanan tersebut diakui Bruno sebagai bagian dari konsekuensi membela klub besar.

Bagi para pemain, dukungan Bonek adalah kekuatan yang tak ternilai. Mereka ingin membayar kepercayaan itu dengan kemenangan yang bisa mengembalikan senyum di tribun.

Pertandingan melawan PSM bukan sekadar soal tiga poin. Laga ini juga menyangkut harga diri dan pembuktian setelah dua hasil mengecewakan.

Bruno sadar, respons terbaik atas kritik adalah performa di lapangan. Ia ingin rekan-rekannya menunjukkan determinasi tinggi sejak peluit awal dibunyikan.

Persebaya Surabaya memiliki peluang besar untuk bangkit jika mampu memaksimalkan keunggulan kandang. Konsistensi dan kerja sama tim akan menjadi kunci menghadapi tekanan lawan.

Bonek tentu berharap tak ada lagi kesalahan mendasar yang merugikan tim. Mereka ingin melihat Persebaya Surabaya tampil dengan karakter kuat dan mental pemenang.

Rabu nanti akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Green Force. Apakah mereka mampu menjawab ekspektasi Bonek ke Persebaya Surabaya yang selalu tinggi, atau kembali terpeleset dalam tekanan.

Bruno Moreira memilih optimistis dan fokus pada kerja keras. Ia siap membayar kepercayaan itu dengan performa terbaik saat Persebaya Surabaya bentrok dengan PSM Makassar di Gelora Bung Tomo.

EDITOR: Banu Adikara