JawaPos.com–Kronologi lengkap pemain Persijap Jepara kolaps saat hadapi Persebaya Surabaya di Bumi Kartini menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Insiden menegangkan itu terjadi di tengah duel sengit di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (21/2).
Laga antara Persijap Jepara dan Persebaya Surabaya sejatinya berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan demi mengamankan poin penting.
Tuan rumah Persijap tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri. Tekanan demi tekanan membuat lini pertahanan Persebaya Surabaya bekerja ekstra keras sepanjang babak pertama.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-32 melalui aksi brilian Iker Guarrotxena. Pemain asal Spanyol itu mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengangkat mental Laskar Kalinyamat.
Memasuki babak kedua, Persijap tak mengendurkan intensitas serangan. Alexis Gomez kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-71 lewat penyelesaian klinis yang tak mampu dibendung kiper Persebaya.
Persebaya Surabaya sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol penalti Bruno Moreira pada menit 90+2. Namun harapan bangkit langsung pupus setelah Iker Guarrotxena mencetak gol keduanya di menit 90+12 dan memastikan skor 3-1.
Ironisnya, kemenangan impresif Persijap diwarnai momen menegangkan yang membuat stadion mendadak hening. Bek kanan Persijap Rahmat Hidayat tiba-tiba kolaps di tengah pertandingan.
Insiden itu terjadi setelah Persijap berhasil mematahkan serangan Persebaya Surabaya. Rahmat Hidayat terlihat melakukan lari-lari kecil sebelum akhirnya memberi kode dengan mengangkat tangan kanan.
Tak lama kemudian, dia tergeletak di lapangan dan tak mampu melanjutkan permainan. Para pemain langsung memberi isyarat kepada wasit agar tim medis segera masuk ke lapangan.
Situasi berubah drastis dalam hitungan detik. Kepanikan terlihat dari gestur para pemain yang meminta ambulans segera merapat ke sisi lapangan.
Tim medis bergerak cepat memberikan penanganan awal di tengah lapangan. Suasana Stadion Gelora Bumi Kartini sempat dipenuhi rasa cemas dari pemain maupun suporter.
Beberapa pemain Persijap dan Persebaya Surabaya tampak ikut mengawal proses evakuasi. Fokus pertandingan pun sejenak teralihkan demi memastikan kondisi Rahmat Hidayat tertangani dengan baik.
Rahmat kemudian dibawa keluar lapangan menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga pertandingan usai, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persijap terkait insiden tersebut.
Kabar simpang siur sempat beredar di media sosial mengenai kondisi sang pemain. Dukungan dan doa dari suporter serta rekan-rekan sesama pesepak bola terus mengalir.
Keesokan harinya, Rahmat Hidayat akhirnya memberikan kabar terbaru melalui InstaStory akun pribadinya, @rhidaayat_, Minggu (22/2). Dia memastikan kondisinya sudah membaik setelah mendapatkan perawatan.
”Alhamdulilah kondisi saya baik-baik saja. Terima kasih untuk semua doanya, maaf tidak bisa balas 1 per satu,” tulis @rhidaayat_.
Unggahan tersebut langsung disambut lega oleh para pendukung Persijap. Pesan singkat itu menjadi jawaban atas kekhawatiran banyak pihak.
Meski belum bisa membalas pesan satu per satu, Rahmat menunjukkan semangat positif untuk segera pulih total.
Insiden kolapsnya Rahmat Hidayat menjadi pengingat keras tentang pentingnya aspek kesehatan pemain di tengah padatnya kompetisi. Intensitas pertandingan yang tinggi sering kali menguras fisik hingga batas maksimal.
Di sisi lain, laga kontra Persebaya Surabaya juga menyisakan catatan bagi tim tamu. Persebaya Surabaya harus kehilangan Rachmat Irianto pada menit ke-86, menambah daftar kerugian dalam pertandingan tersebut.
Hasil 3-1 membuat Persijap semakin percaya diri menatap laga berikutnya. Kemenangan di Bumi Kartini terasa spesial karena diraih lewat perjuangan keras hingga menit akhir.
Namun euforia kemenangan tak sepenuhnya menutupi kekhawatiran atas insiden kolapsnya Rahmat. Banyak pihak berharap evaluasi medis dilakukan menyeluruh demi mencegah kejadian serupa terulang.
Kronologi lengkap pemain Persijap Jepara kolaps saat hadapi Persebaya Surabaya di Bumi Kartini pun menjadi cerita yang tak terlupakan dari laga tersebut. Di balik kemenangan gemilang, terselip momen dramatis yang menguji solidaritas dan kepedulian semua yang ada di lapangan.