JawaPos.com — Madura United unggul atas Arema FC dengan skor 1-0 pada babak pertama dalam duel sarat gengsi di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (21/2/2026).
Gol penentu sementara dicetak Junior Brandao pada menit ke-45+1, tepat di penghujung babak yang berjalan ketat dan penuh tensi tinggi.
Sejak peluit awal dibunyikan, laga Madura United vs Arema FC langsung menghadirkan tempo cepat khas Derbi Jatim. Kedua tim tampil agresif dan tak ragu bermain terbuka demi mencuri keunggulan lebih dulu.
Madura United yang bertindak sebagai tuan rumah mencoba menekan lebih awal melalui pergerakan sayap mereka.
Tusukan dari Gabriel Silva alias Gabi pada menit ke-9 hampir membuahkan hasil, namun tendangannya masih melambung di atas mistar.
Arema FC merespons dengan serangan balik cepat yang cukup merepotkan lini pertahanan tuan rumah. Tembakan Joel Vinicius pada menit ke-14 masih menyamping dari gawang Madura United dan belum mengubah kedudukan.
Tensi pertandingan terus meningkat dengan duel-duel keras di lini tengah. Pada menit ke-16, sepakan Lulinha masih bisa dengan mudah diamankan oleh kiper Arema FC, Ady Satryo.
Madura United kembali mengancam lewat skema serangan terorganisir dari sisi kanan. Percobaan Iran Junior pada menit ke-20 juga belum menemui sasaran setelah bola meluncur tipis di samping gawang Arema FC.
Peluang emas sempat hadir untuk tuan rumah pada menit ke-30 melalui Junior Brandao. Sayang, sepakan di depan gawang yang sudah kosong justru masih menyamping dan membuat publik Pamekasan tertahan selebrasinya.
Arema FC tak tinggal diam dan mencoba memanfaatkan bola mati untuk mencuri momentum. Tendangan bebas Gustavo Franca pada menit ke-34 tidak menemui sasaran dan hanya melintas di atas mistar.
Pertandingan sempat berjalan alot menjelang turun minum dengan kedua tim sama-sama berhati-hati. Namun Madura United akhirnya bisa memecah kebuntuan pada penghujung babak pertama melalui ketajaman Junior Brandao.
Berawal dari umpan matang Taufik Hidayat, Junior Brandao mampu menuntaskan peluang yang tak bisa dihalau Ady Satryo. Gol pada menit ke-45+1 itu langsung membakar semangat suporter tuan rumah yang memadati stadion.
Skor 1-0 untuk keunggulan Madura United bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Derbi Jatim pun kian panas dengan tekanan yang dipastikan meningkat pada paruh kedua.
Sayangnya, momen manis tersebut dibarengi kabar kurang menyenangkan bagi tuan rumah. Junior Brandao mengalami cedera setelah terjadi benturan dengan kiper Arema FC dalam proses gol tersebut.
Kondisi sang pencetak gol tentu menjadi perhatian tim pelatih menjelang babak kedua. Jika tak bisa melanjutkan pertandingan, Madura United harus memutar otak untuk menjaga intensitas serangan tanpa mesin golnya.
Dalam laga ini, Madura United menurunkan komposisi pemain terbaik sejak awal. Diky Indriyana dipercaya mengawal gawang, didukung Ferian Maulana, Jorge Mendonça, Nur Diansyah, dan Taufik Hidayat di lini belakang.
Lini tengah diisi Kerim Palic, Iran Junior, dan Pedro Monteiro yang menjadi motor penggerak permainan. Sementara trio Riquelme Sousa, Junior Brandao, dan Lulinha yang juga bertindak sebagai kapten, diplot sebagai tumpuan serangan.
Di bangku cadangan, Madura United masih memiliki sejumlah opsi seperti Miswar Saputra, Novan Sasongko, hingga Jordy Wehrmann.
Pelatih Carlos Parreira tentu menyiapkan skenario berbeda untuk mengantisipasi tekanan Arema FC di babak kedua.
Sementara itu, Arema FC tampil dengan kekuatan penuh demi mencuri poin di kandang lawan.
Adi Satryo berdiri di bawah mistar dengan dukungan lini belakang yang dihuni Rio Fahmi, Hansamu Yama sebagai kapten, dan Walisson Maia.
Sektor tengah diperkuat Iksan Lestaluhu, Matheus Blade, Valdeci Moreira, serta Gustavo França yang berperan menjaga keseimbangan permainan.
Di lini depan, Gabriel Silva, Joel Vinicius, dan Dalberto diharapkan mampu membongkar pertahanan tuan rumah.
Arema FC juga memiliki sejumlah pemain pelapis yang siap memberi warna berbeda jika dibutuhkan. Nama-nama seperti Dendi Santoso, Dedik Setiawan, hingga Johan Farizi bisa menjadi kartu truf untuk membalikkan keadaan.
Derbi Jatim kali ini tak hanya soal tiga poin, tetapi juga harga diri dua tim besar Jawa Timur. Keunggulan 1-0 Madura United di babak pertama membuat laga kian menarik dinanti kelanjutannya.
Madura United kini berada di atas angin, tetapi Arema FC jelas belum menyerah.
Babak kedua dipastikan berlangsung lebih panas dengan tekanan, duel fisik, dan determinasi tinggi dari kedua kubu demi menguasai Derbi Jatim yang selalu penuh drama.