← Beranda
Bruno Moreira dan Toni Firmansyah Gacor! Dua Bintang Persebaya Surabaya Masuk APPI Best 11 Super League Januari 2026
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 19 Februari 2026 | 16.23 WIB
Toni Firmansyah masuk daftar APPI Best 11 Januari 2026 wakili Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com - Bruno Moreira dan Toni Firmansyah benar-benar sedang gacor bersama Persebaya Surabaya di awal tahun. Keduanya resmi masuk dalam APPI Best 11 Super League Januari 2026 dan memberi suntikan moral besar bagi Green Force di tengah situasi sulit.

Penghargaan itu datang di momen yang krusial bagi Persebaya Surabaya. Tim asuhan Bernardo Tavares baru saja menelan kekalahan pada pekan ke-21 dari Bhayangkara FC di Gelora Bung Tomo.

Hasil pahit tersebut sempat menodai tren positif yang dibangun Persebaya Surabaya dalam beberapa laga terakhir. Namun, kabar terpilihnya Bruno Moreira dan Toni Firmansyah di APPI Best 11 langsung menjadi oase penyejuk di ruang ganti.

Baca Juga: Momentum Jawab Kritik Bernardo Tavares! Kapten Persebaya Surabaya Bruno Moreira Terpilih APPI Fans Favourite Footballer

Dalam daftar APPI Best 11 Super League Januari 2026, dua nama dari Persebaya Surabaya bersanding dengan pemain-pemain top lainnya. Mereka adalah Bruno Moreira dan Toni Firmansyah yang dinilai tampil konsisten sepanjang Januari.

Daftar tersebut juga diisi Aleksa Andrejic dari Persita Tangerang dan Thijmen Goppel dari Bali United. Ada pula Tyronne Del Pino, Alexis Messidoro dari Dewa United, serta deretan pemain dari Malut United seperti Igor Inocencio, Yance Sayuri, dan Gustavo Franca.

Nama Patricio Matricardi dan Teja Paku Alam dari Persib Bandung turut melengkapi komposisi tim terbaik Januari tersebut. Komposisi ini menegaskan ketatnya persaingan Super League musim 2025/2026.

Masuknya Bruno Moreira dan Toni Firmansyah tidak lepas dari kontribusi nyata mereka di lapangan. Performa keduanya konsisten membantu Persebaya Surabaya tetap kompetitif, termasuk saat tampil tandang.

Secara statistik, Persebaya Surabaya justru tampil lebih menggila saat bermain di luar kandang. Dari 10 pertandingan tandang, Green Force meraih 4 kemenangan, 5 imbang, dan hanya 1 kekalahan dengan total 17 poin.

Produktivitas gol juga menjadi sorotan. Dalam lima pertandingan terakhir, Persebaya Surabaya mencetak 10 gol, jauh lebih tajam dibanding calon lawannya yang hanya mencetak tiga gol dalam periode sama.

Menariknya, sembilan nama berbeda menyumbang gol bagi Persebaya Surabaya saat laga tandang.

Bruno Moreira memimpin daftar dengan tiga gol, sementara Francisco Rivera, Arief Catur, Gali, Bruno Paraiba, Rachmat Irianto, Mihailo Perovic, Alfan Suaib, dan Risto Mitrevski masing-masing menyumbang satu gol, ditambah satu gol bunuh diri lawan.

Kondisi ini menjadi modal penting jelang lawatan ke markas Persijap Jepara pada pekan ke-22. Apalagi Persijap sedang terkapar usai dibantai Malut United 4-0 di Gelora Kie Raha.

Baca Juga: Bocor! Bruno Paraiba Cedera, Bernardo Tavares Tak Tahu Kapan Bisa Bela Persebaya Surabaya Lagi

Situasi tersebut tetap diwaspadai serius oleh Bernardo Tavares. Ia menilai tim yang baru kalah telak justru memiliki motivasi berlipat untuk bangkit.

“Jangan lupa, tim yang baru kalah telak akan memotivasi pemainnya 200% untuk bangkit. Mereka pasti akan menganalisis kita. Kita harus punya motivasi yang sama tingginya karena kita juga kalah di kandang," ujar Bernardo Tavares.

Pelatih asal Portugal itu tidak ingin anak asuhnya lengah meski di atas kertas lebih produktif. Ia menyadari kekalahan dari Bhayangkara FC menjadi pelajaran mahal yang harus segera ditebus.

“Selamat kepada Bhayangkara atas hasil ini. Mereka tidak memiliki banyak peluang, tetapi mampu memaksimalkan momen yang ada. Kami sedikit lengah pada situasi krusial dan itu menjadi pembeda,” ujar Tavares.

Meski kalah, ia tetap melihat karakter kuat dalam timnya. Para pemain dinilai sudah berjuang maksimal dan menunjukkan mental bertanding yang baik.

“Para pemain sudah berjuang maksimal dan menunjukkan karakter. Dalam sepakbola, situasi seperti ini harus diterima dengan lapang dada," jelasnya.

Kini, fokus sepenuhnya diarahkan ke laga tandang berikutnya. Tavares ingin kekalahan itu menjadi bahan bakar, bukan beban.

"Kami harus segera bangkit, melupakan hasil ini, dan mengalihkan fokus untuk meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Masuknya Bruno Moreira dan Toni Firmansyah dalam APPI Best 11 Super League Januari 2026 menjadi simbol kerja keras yang mendapat pengakuan.

Penghargaan ini bisa menjadi momentum kebangkitan Persebaya Surabaya untuk kembali menegaskan diri sebagai salah satu kandidat kuat di papan atas Super League musim ini.

 

EDITOR: Hendra