← Beranda
Lini Depan Persebaya Surabaya Keropos! Ramadhan Sananta jadi Jawaban di Musim Depan?
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 17 Februari 2026 | 22.31 WIB
Ramadhan Sananta bisa jadi opsi krisis lini depan Persebaya Surabaya musim depan. (Instagram @m.ramadhansn)

JawaPos.com — Lini depan Persebaya Surabaya kerap buntu di tengah persaingan Super League 2025/2026 yang makin ketat. Situasi ini memunculkan satu pertanyaan besar, apakah Ramadhan Sananta bisa jadi solusi musim depan?

Persebaya Surabaya memang belum menuntaskan musim ini, namun manuver menuju kompetisi 2026/2027 sudah mulai tercium.

Tim kebanggaan Bonek Mania itu disebut-sebut mengincar striker Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta.

Rumor ketertarikan Persebaya Surabaya terhadap Ramadhan Sananta sejatinya sudah muncul sejak bursa transfer putaran kedua musim 2025/2026. Hanya saja, peluang tersebut belum terealisasi hingga kompetisi memasuki fase krusial.

Kabar ini diungkap oleh akun Instagram yang membahas sepak bola nasional, @transfernews.ft.

Dalam unggahannya tertulis, “RUMOR Persebaya Surabaya, kabarnya tertarik untuk mendatangkan striker lokal Indonesia, Ramadhan Sananta (23) foot.”

Unggahan itu juga menambahkan situasi terkini sang pemain. “Ramadhan Sananta saat ini bermain untuk DPMM FC Malaysia (1tier), dan telah mencatatkan 2 Gol 1 Assist dalam 15 Pertandingan.”

Masih dari sumber yang sama, terdapat dua kemungkinan waktu kepindahan sang penyerang.

“Namun tetapi, Ada 2 kemungkinan Sananta bergabung dengan Persebaya, Ntah pada paruh musim Super League Indonesia 2025/26, atau Musim Baru Super League Indonesia 2026/27.”

Penjelasan tersebut sekaligus menguatkan situasi kontrak yang tengah dijalani Sananta. “Dengan demikian kontrak Sananta bersama DPMM FC akan berakhir pada 30 Juni 2026. MENARIK UNTUK DITUNGGU.! ” tulis @transfernews__ft.

Jika menilik masa kontraknya bersama Brunei DPMM FC yang berakhir pada 30 Juni 2026, peluang Persebaya Surabaya terbuka lebar.

Manajemen Green Force berpotensi mengamankan tanda tangan Ramadhan Sananta secara gratis pada awal musim 2026/2027.

Kondisi ini tentu jadi keuntungan tersendiri bagi Persebaya Surabaya yang ingin memperkuat lini depan tanpa harus menggelontorkan dana besar untuk biaya transfer.

Apalagi kebutuhan akan sosok penyerang tajam makin terasa ketika produktivitas gol kerap tak konsisten.

Ramadhan Sananta memiliki nama lengkap Muhammad Ramadhan Sananta dan lahir di Daik, Indonesia, pada 27 November 2002. Di usia 23 tahun, ia telah menjelma menjadi salah satu striker muda potensial yang dimiliki Indonesia.

Dengan tinggi badan 1,82 meter dan posisi utama sebagai penyerang tengah, Sananta dikenal mengandalkan kaki kanan.

Ia kini berstatus pemain Brunei DPMM FC setelah bergabung pada 1 Juli 2025 dan berada di bawah naungan agen GBL.

Secara statistik, catatan karier profesionalnya menunjukkan konsistensi yang cukup menjanjikan. Dari 96 pertandingan, ia membukukan 26 gol dan 6 assist dengan total 5.649 menit bermain.

Sananta juga mencatatkan 9 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 1 kartu merah sepanjang kariernya. Angka tersebut menggambarkan karakter bermain yang agresif dan penuh determinasi di lini depan.

Musim ini bersama DPMM FC, ia mengoleksi 2 gol dan 1 assist dari 15 pertandingan. Meski belum tergolong eksplosif, kontribusi tersebut tetap menunjukkan perannya sebagai ujung tombak tim.

Nilai pasar Ramadhan Sananta saat ini berada di angka 4,78 miliar rupiah. Angka itu bisa menjadi pertimbangan realistis bagi Persebaya Surabaya jika ingin bergerak lebih cepat sebelum klub lain ikut bersaing.

Selain faktor kontrak, ada aspek historis yang menarik untuk dicermati. Ramadhan Sananta pernah berkembang pesat saat menjadi anak asuh Bernardo Tavares di PSM Makassar.

Hubungan profesional yang terjalin baik di masa lalu bisa menjadi stimulan tersendiri bagi Persebaya Surabaya untuk membujuk sang pemain.

Kedekatan emosional dengan pelatih yang pernah mengasah potensinya dapat mempermudah proses negosiasi.

Bagi Persebaya Surabaya, kehadiran Ramadhan Sananta bukan sekadar tambahan amunisi. Ia bisa menjadi solusi atas kebuntuan lini depan yang kerap terjadi saat menghadapi lawan dengan pertahanan rapat.

Karakter Sananta sebagai penyerang tengah murni memberi opsi berbeda dalam skema serangan. Postur ideal dan naluri mencetak gol membuatnya berpotensi memaksimalkan peluang-peluang yang selama ini terbuang.

Jika transfer ini benar terwujud pada awal musim 2026/2027, Persebaya Surabaya bisa memulai kompetisi dengan wajah baru di lini depan.

Publik Surabaya tentu berharap rumor ini tak sekadar wacana seperti pada putaran kedua musim lalu.

Kini semua kembali pada langkah manajemen dalam membaca momentum dan kebutuhan tim.

Satu yang pasti, ketika lini depan Persebaya Surabaya kerap buntu, nama Ramadhan Sananta muncul sebagai jawaban yang layak ditunggu musim depan.

EDITOR: Banu Adikara